Sabtu, 26 Juli 2014

Kegunaan Berzakat


Assalamualikum warohmatullahi wabarokatuh

Haii, apa kabar buat yang sedang baca? mudah-mudahan sehat selalu ya trus bisa lebaran deh :D Ini loh, kadang banyak hal di dunia ini yang tidak kita ketahui tujuannya secara pasti. Biasanya kita lebih banyak ikut-ikutan atau hanya sekedar menjalankannya tanpa tau tujuan dan fungsi yang sesungguhnya. Termasuk zakat.

OK. Mumpung sekarang bulan ramadhan, pastinya kita bakal membayar zakat. Ya, zakat fitrah. Pada dasarnya semua zakat, baik zakat mal atau zakat fitrah itu berfungsi dan bertujuan untuk memberdayakan umat agar lebih baik dan maju. zakat untuk menanggulangi kemiskinan.

Ya, kali ini aku ingin berbagi ilmu tentang zakat berdasarkan ceramah yang aku dengar beberapa hari yang lalu di mesjid. Kalau ada salah penyampaian bilang ya, soalnya udah beberapa hari yang lalu, hehe. Menurut aku ini penting untuk disampaikan makana aku berusaha buat nge-review ulang. 

Zakat itu kan diberikan kepada orang yang tidak mampu alias orang yang berhak menerima zakat. Pastinya kalau kita ingin adanya keberkahan dan kemajuan, zakat itu lebih kita fungsikan dan berdayakan. Menurut dari yang aku dengar dari ceramah waktu itu. Kalau misalnya terkumpul zakat sebanyak delapan juta rupiah dalam bentuk uang. Dan yang berhak menerima ada delapan orang. Maka tidak perlu juga kita bagi sama rata.

Biasanya, kebanyakan dari kita malah membagikannya sama rata. Jadi uang yang delapan juta dibagikan ke masing-masing orang satu juta satu juta. Nah kalau gitu sama aja. Zaman sekarang satu juta cukup buat apa lah kan? Nah, itu yang mesti kita berdayakan agar berkembang.

Gimana caranya agar zakat yang kita beri dapat lebih bermanfaat? Ya itu, bisa kita lihat dari masing-masing pihak yang menerima zakat tersebut. Misalnya diantara orang yang menerima zakat tersebut ada yang pandai dan nampaknya ahli dalam bidang memotret. Kemudian jika yang bisa memotret itu merasa ia mampu untuk maju maka dari hasil zakat kita belikan ia sebuah kamera yang harganya sekitar 2,5 juta. Nah, seorang lagi ada yang pandai jualan rumahan, kemudian kita beri 2 juta. Nah,sisanya ada  3,5 juta kemudian kita bagi sama rata kepada yang enam orang sisa zakat tersebut. Hal tersebut tak apa kita lakukan.

Itu semua bertujuan agar seseorang lebih bisa maju dan punya modal untuk mengembangkan keahlian dan kemampuan yang selama ini terbatas karena masalah ekonomi dan modal yang susah didapat. Nah, disitulah zakat di fungsikan, agar dapat membantu orang-orang yang memiliki keterbatan tersebut. Kita tau diantara keterbatasannya dia punya skill yang menjanjikan, tapi karena keterbatasan modal malah gak bisa tercapai dan terus hidup dalam kesusahan.

Zakat berfungsi gimana supaya zakat itu lebih bermanfaat dengan memberikan jaminan modal hidup dari keahlian mereka masing-masing yang pada akhirnya bila mereka maju, sukses dan berhasil maka bukan mereka lagi yang akan menerima zakat di tahun-tahun berikutnya. Tapi malah mereka lah kemudian yang akan memberikan atau membayar zakat. Betul gak??

Ingat kah kita pada zaman khalifah Umar bin Abdul Aziz? Dimana umatnya waktu itu tumbuh menjadi umat yang sejahtera dan makmur. Hingga ketika ingin membayar zakat gak tau mesti harus diberikan kemana karena rakyatnya yang sudah serba berkecukupan dan semua ingin membayar zakat. Ya, pada akhirnya, karena daerah tersebut tidak ada lagi yang berhak menerima zakat, zakat itu diberikan ke negara tetangga dan umat non-muslim yang ada di sekitarnya. Indahnya berbagi bukan??

Nah, jadi zakat itu gak hanya sebatas dibagi sama rata. Sang pembagi zakat juga harus lebih cermat, pintar melihat dan mampu bagaimana cara mengelola zakat agar lebih bermanfaat buat kemashalatan umat.

Selama ini juga banyak orang yang membagikan zakat tapi malah menjatuhkan korban. Berdesak-desakan dan sebagainya. Itu akibat dari ketidaksiplinan yang memberi dan juga penerima zakat yang gak sabaran.

Orang yang berzakat lebih mulia loh. Sama seperti “Tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah.” Jangan karena ingin mendapatkan zakat, kita rela berdesak-desakan hingga akhirnya merugikan diri kita sendiri. Semua pasti ada mekanisme dan aturan buat yang membagikannya. Jadi untuk orang yang menerima zakat juga kudu lebih sabar dan berhati-hati. Kalau dapat alhamdulillah. Kalau tidak belum rezeki. Itu tandanya kita di tuntut untuk usaha yang lebih maksimal. 

Kembali ke zakat, kalau kita paham, cermat dan tau tujuan yang sesungguhnya, Insya Allah kita akan semakin maju dengan memberdayakan zakat. Oh iyaaa, aku hanya sekedar berbagi ilmu dan gak berniat menggurui, mungkin selama ini masih banyak diantara kita yang masih awam soal zakat. Padahal zakat itu  termasuk dari rukun islam yang harus kita ketahui tujuan yang sebenarnya, bukan hanya sekedar membayar tok, kemudian selesai. Gak begitu.

Intinya berbagi itu indah,,,dengan berbagi kita senang. Jika berbagi gak dibarengi ilmu apa gunanya? Ya kan??Itu aja sih yang mau aku sharing, mudah-mudahan bermanfaat yaaa... Aamiin. Wassalam J

Jumat, 25 Juli 2014

Bersama Langit Malam


Assalamulaikum warohmatullahi wabarokatuh

Hai semua, apa aktivitas kalian malam ini. Tadi niat sih mau tarawehan, cuma gak sengaja pas lagi nunggu adzan isya ketiduran. Tadi dah di bangunin sama Ibu cuma akunya ya tepar, tidur kayak orang mati :D

Sekarang aku lagi di atap rumah di temani sama laptop. Tadi juga di bangunin adek sepupu si Yuniq, sambil bilang "Kakak...kakak... ada yang telpon jak tadi nih," sambil nyodorin hape. Dalam hati aku gondokan --> Ngapa gak dibilang jak tadi sih :3. Yap... dia telpon aku :D. Miss dengan kamu yang lagi jauh disana, kita masih lama liburnya J

Aku memilih berada di atap rumah sekarang. Di kamar sumpek rasanya, adik juga masih sibuk ribut sama sepupu aku, pengen hirup udara malam. Gak takut masuk angin :D Karena ketiduran tadi, jadinya kagak mau tidur deh.

Setelah di telpon dia, aku yang kagak bisa tidur, sekarang memilih untuk menulis dengan laptop yang kadang jadi rebutan sama adek aku yang kecil. Ya, dia suka main game di laptop aku. Hihi.

BTW,aku mau nanya, apa yang kalian rasakan kalau melihat langit? Ini aku sedang ngeliat langit nih :D Aku suka banget ngeliat langit, apalagi langit malam. Karena kalau malam langit itu indah, ada bintang-bintangnya. Beruntung rumah yang aku tinggali adalah ruko jadi setiap saat bisa naik ke atap sambil menikmati kerlap-kerlip bintang di angkasa.

Berharap kali ini dapat melihat bulan, tapi bulannya gak ada muncul karena kondisi cuaca yang sedikit berkabut. Bulan muncul donk. Plisss. Sepi gak ada kamu :D

Setiap kali aku melihat langit
Aku rasakan kekuasaan Tuhan yang Maha Tinggi
Ia ciptakan langit tanpa tiang penyangga yang berdiri kokoh
Memayungi dan melindungi penduduk bumi setiap saat
Langit
Kau sungguh indah tatkala malam
Langitmu dipenuhi taburan kilau indahnya kerlap-kerlip bintang-bintang
Angin yang menerpa pun begitu sejuk ketika menyentuh kulit ini
Langit
Engkau terasa dekat namun begitu jauh untuk aku gapai
Begitupun bintang dan rembulan.
Langit
Kau sungguh indah dikala aku menatapmu
Kadang seakan-akan aku merasa engkau menatapku pula
Dan
Terkadang aku berharap
Semoga saja ada orang spesial dimanapun ia berada
Sedang menikmati dan menatap bintang yang sama denganku
Mungkin itu mustahil
Tapi aku ingin itu terjadi

Mengapa Tuhan menciptakan bintang padahal ada bulan?
Tak lain Allah pastinya menciptakan sesuatu berpasang-pasangan
Ia menciptakan siang dan malam
Dan pastinya Allah menciptakan bintang untuk menemani sang rembulan
Saat ini
Sayup sayup lantunan ayat suci masih berkumandang diantara langit-Mu
Di malam Ramadhan yang akan bergerak  habis menuju hari yang Fitri
Ramadhan akan segera berlalu
Malaikat-Mu pastinya akan menginggalkan bumi lagi dan naik ke langit
Setelah itu langit-Mu tak akan seindah ini lagi
Langit di malam Ramadhan
Ya, terasa lain dari yang lain
Lebih tenang dan damai
Mungkin saat ini segala jenis makhluk baik di langit dan di bumi
Sedang bertasbih memuji kebesaran-Mu
Ya, terima kasih Tuhan
Telah menciptakan malam yang indah ini
Malam yang rahasianya masih banyak belum diketahui
Malam yang hanya orang habiskan untuk tidur semata
Padahal malam adalah tempat dari segala tempat yang paling mujarab
Untuk bermunajat dan berdua hanya dengan-Mu
Ya...
Masih banyak orang yang belum merasakannya
Termasuk aku
Semoga aku termasuk ke dalam golongan orang-orang yang bersyukur
Langit
Terima kasih telah menginspirasi malamku kini
Kau lebih banyak berguna selain hanya untuk dilihat dan dinikmati
Sekarang orang-orang hebat tengah sibuk
Bagaimana bisa menaklukkanmu
Menggapaimu dan mempelajarimu
Subhanallah
Tak ada satupun di dunia ini yang Allah ciptakan sia-sia
Sedangkan ulat kecil pun masih dibutuhkan agar ia menjadi kupu-kupu
Kemudian hinggap dari bunga ke bunga
Agar bunga itu dapat tumbuh menjadi buah
Yang bisa dimakan oleh makhluk-Nya
Thanks God for all

Semoga kita dapat bertemu Ramadhan selanjutnya ya semua, Mudah-mudahan bisa jadi bahan renungan dikit yao... Wassalam semua. Selamat tidur.



(Ke-2 Kalinya) Liebster Award


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Dapat liebster award kali ke-2 nih. Makasih ya sebelumnya buat Kak Ruri. Salam kenal sebelumya. Awal bulan juli lalu baru dapat namun, baru bisa posting sekarang. Maaf ya Kak...hehe. Baiklah, sesuai dengan mekanisme nya saya akan menjawab 10 pertanyaan dari Kak Ruri
1. Artikel apa yang menurutmu menarik di blog Kacamataku? Alasannya?

Sejujurnya saya baru kali pertama mengunjungi blog Kakak, jadi belum tertalu banyak ngobrak-ngabrik blognya, hehe. Tapi saya ada baca satu entri blog kakak yang  Hari ini, Empat Tahun Lalu yang amazing. Jarang-jarang ketemu orang yang seserius itu via dunia maya, kemudian melamar Kakak. So sweet :D

2. Ada saran untuk blog Kacamataku?

Hhhmmm,... apa yaaa kak, bingung jugaa nih kalau ngasih saran apa :))

3. Kenapa kamu tertarik nge-blog?

Tertarik nge-blog ya karena ingin menjadikan blog awalnya sebagai sarana buat latihan menulis, berbagi cerita dan sebagainya kak.

4.Warna apa yang melambangkan dirimu? Kenapa?

Hijau. Saya sangat suka warna hijau, dari kecil malah kak. Hijau melambangkan kesuburan menurut saya. Suka banget dengan kenaturalan alam, bunga-bunga, alam, pemandangan, pokoknya yang bernuansa hijau. Kayak merasa adem, nyaman, tentram dan damai aja gitu rasanya kalau kita dapat menikmati alam, apalagi alam hijau. Pepohonan dan sebagainya.

5. Lagu apa yang isinya tentang kamu banget? Jelasin alasannya.

Hhhmmm... apa yaa?? gak tau kak, gak terlalu menghayati lagu. Mungkin ada, cuma gak ingat lagi lagunya apa. hehe

6. Kalau ada versi novel dan versi film suatu cerita, kamu pilih yang mana? Kenapa?

Yang pertama versi novel dong. Soalnya kalau novel itu bermain dengan kata-kata dan kita mudah terbawa. Biasanya novel cerita dan alurnya lebih lengkap dan detail ketimbang filmnya. Tapi kalau ada cerita yang versi novel yang di filmkan, apa salahnya juga ikut di tonton, pemeragaan suatu karakter mungkin ada bedanya dengan versi novel, tapi di situlah letak tantangannya. Apakah berhasil atau tidak si pemain film membawakan karakter dan alur cerita atau gak :)

7. Apakah kamu golput pada pilpres 2014 kemarin? 

Alhamdulillah, gak. Untuk pertama kalinya baru bisa nyoblos presiden. Hehe.

8. Apa pendapatmu tentang golput?

Golput itu menurut aku tindakan pengecut. Di kasih hak untuk memilih malah golput, itu bukan pilihan bijaksana. Pilih calon mana yang terbaik diantara yang terbaik itu baru oke punya. Seperti kata Megawati, "Orang-orang golput seharusnya tidak boleh menjadi WNI." 

9. Mana yang lebih terpercaya: quick count oleh lembaga survei atau real count oleh KPU? 

Karena sekarang udah nampak hasil dari KPU, yaa mau gimana lagi. Mau gak mau, mau gak percaya. Ya, yang menentukan siapa yang menang secara mutlak ya KPU. Lembaga survei kan hanya menyurvei, belum hasil yang sesungguhnya. Tapi melihat hasil keputusan KPU sekarang simpang siur dan adanya tindak kecurangan di berbagai pihak. Saya jadi kurang percaya dengan KPU sekarang. Biar lah orang-orang atasan sana yang mengusut tuntas tentang pilpres kali ini. Kami rakyat Indonesia hanya menyuport yang benar dan mengutuk yang salah. Ayooo, dirikan benteng kebenaran dengan tindakan yang nyata!!

10. Apa harapanmu untuk presiden baru Indonesia nantinya?

Kalau harapan ya banyak Kak. Tapi yang paling utama, realisasikan dulu semua janji-janjinya yang pernah ia ucapkan selama kampanye dan debat. Kemudian utamakan kesejahteraan, pendidikan dan ekonomi masyrakat. Dan sekarang harapan baru saya, bantu Palestina untuk meraih kemerdekaannya. Kita adalah negara dengan umat Muslim terbesar di dunia. Sepantasnya kita bersatu membantu mereka jiwa, harta, dan raga. Karena bila umat muslim tidak saling mendukung dan membantu, makan hancurlah kita sebagai umat yang bersaudara.

11. Bagaimana jika presiden terpilih melupakan janji-janji kampanye/ tidak menepatinya?

Si Presiden kalau tidak menepati janjinya. Dia harus siap-siap diturunkan dari tampuk kepemimpinan. Rakyat yang memilih, maka rakyat berhak pula menjatuhkannya. Tapi sebelum itu, pastinya rakyat akan terus menagih janji-janji Presiden. Janji adalah hutang. Kalaupun dia tidak menepatinya, Allah pastinya akan membalasnya di akhirat kelak dengan hukuman yang setimpal. Begitulah menjadi pemimpin, mengemban amanah yang berat dan juga pertanggung jawaban yang berat pula di hadapan Allah.

Nah, alhamdulillah sudah saya jawab kakak. Mudah-mudahan puas deh. Makasih atas awardnya sekali lagi Kakak. Wassalam :))

Buat Kue Lebaran

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Haii semua :D gak terasa bentar lagi kita bakal kedatangan Eid Mubarok. Kita semua umat muslim akan merayakan hari raya Idul Fitri yang akan datang dua hari lagi. Gak sabar yaa... pasti udah pada beli baju lebaran ya? Ciieeee...beli baju baru dang :P

Selama bulan puasa, aku banyak melakukan berbagai aktivitas di rumah. Gak ada keluar, paling keluar acara bukber, temanin Ibu belanja keperluan masak dan buka puasa, belanja bahan-bahan keperluan lebaran dan sebagainya. Kegiatan aku yang continu selain mengisi ramadhan dengan tarawehan, baca quran, dll. Hampir tiap hari dari pagi sampe sore ya jagain toko bantu Papa. Hehe...

Paling paginya aku mulai start jam 10 jaga toko. Pagi-pagi yang jaga Papa kadang dibantuin sama Ibu dan adek aku yang cowok. Maunya itu adek aku yang cowok yang rajin jagain toko, tapi dia nya malah sering kabur. Katanya dia panitia remaja mesjid, jadi banyak perlombaan, rapat dan minta dana sama jemaah sekitar. Yaa... alhamdulillah lah kalau adek aku rajin begitu. Aku aja jaga toko jadinya :D. Adek si ngajak ikut panitia remaja mesjid gitu *aku masih remaja gak?? :D. Tapi aku nya malas karena teman-teman yang seumuran aku kagak ada yang ikut nimbrung, jadinya kagak ikutan deh. Lebih milih bantuin jaga toko ajah, kan udah ada adek mewakili :D

Satu yang paling aku tunggu-tunggu kalau bulan ramadhan, yaitu buat kue. Aku paling suka bantuin ibu buat kue kering. Paling hobi nyetak-nyetak adonan biasanya. Tiap tahun pasti buat kue. Hehe. Tapi kali ini aku yang buat adonan, adek aku Fatimah yang tukang nyetak-nyetak adonan. Seru deh, walaupun capek juga. trus awal-awal ada juga sebagian yang gosong karena kerjanya sambil-sambilan gitu :D. Biasanya kami mulai buat kue siap isya, dan selesai sekitar jam 10 malaman gitu.

Lebaran kali ini gak banyak beli kue, kebanyakan di buat aja. Karena kue kering bisa disimpan jadi aku udah buat kue kering duluan selama empat malam berturut-turut bareng Ibu, Fatimah dan Ahmad adik aku yang paling kecil. Oh ya, kami buat empat macam kue kering. Satu malam satu macam kue.

Kebetulan waktu itu aku dan Ibu lagi kedatangan “tamu” bulanan jadi gak ke mesjid dan nyempatin diri buat kue lebih cepat, dimulai dari tanggal 18-21 kemaren. Hehe, maunya posting sejak kemaren-kemaren ya. Iyaa nih, soalnya makin dekat lebaran, ada-ada aja kesibukan, trus paket internet juga habis. Jadi baru sempat posting sekarang.

Ini dia bentuk kue yang aku buat bersama Ibu dan adik-adikku.


Ini kue rasa lemon, kue yang paling aku suka rasanya,hehe
diatasnya ada hiasan buah cery yang manis , yummy...
bentuknya agak ngembang berantakan yaah :D
maklum kue pertama yang dibuat, hehe
baru diangkat dari oven nih. Yang penting rasanya enak browwhh.



Yang pasti ini bukan kue gosong yaaa...
tapi ini kue colkat dengan choco chips.
foto nya emang rada-rada muram karena diambil pake kamera hape Sob :D



Proses peng-ovenan, pake oven HOCK ...haha


Nah, ini kue keju, di buat pada malam ke-3




Yang ini di buat pada malam ke-4 (terakhir) ku kacang 
dengan taburan wijen diatasnya dengan dua bentuk.
bentuk aneh dan bentuk bintang :D
menurut sobat mana yang bagus tuh???


Di Foto dulu kuenyaaaaa.... 

Oh iyaaa....adik aku si Ahmad paling rajin bantuin Ibu. Malah dia gak mau pergi ke mesjid karena pengen bantuin Ibu buat kue. Aku kira Ahmad bakal bantuin makan :D. Gak taunya Ahmad benar-benar bantuin. Kayak ngasih hiasan-hiasan diatas kue gitu. Semangat banget dia, kerjaannya ngomong dan banyak kali tanya nya, kadang pengen aku cubit pipi tembemnya yang udah mulai kempes :D

Pas malam terkahir mau buat kue, Ibu nyuruh Ahmad ke Mesjid sama Papa.Tapi si Ahmad gak mau, katanya mau buat kue. Supaya Ahmad mau ke mesjid Ibu pura-pura tidur kecapean gitu, sambil bilang “Ibu, gak buat kue hari ini, pergi lah ke mesjid sama Papa. Ibu lagi capek.” Karena Ibu bilang gitu, akhirnya Ahmad pergi ke mesjid deh.

Setelah itu, kami pun buat kue bertiga jadinya. Aku, Ibu, Fatimah. Pas kami lagi sibuk-sibuk buat kue, Ahmad sama Papa pulang dari mesjid. Si Ahmad langsung bilang sambil meluk Ibu “Katanya Ibu gak buat kue, bohong maa Ibu.” Ahmad cemberut. Haha... lawak dia kenak tipuan betmen.

Pokoknya seronok lah kalau buat kue nih. Si Fatimah juga, malas ke mesjid alasannya malas pergi sendiri. Yo wess laaah.

Alhamdulillah buat kue sendiri di rumah itu lebih hemat loh. Dengan modal dua ratus ribuan bisa buat empat macam kue yang banyak. Mungkin bisa buat lebih banyak macam-macam kue lagi. Yaa tapi karena sebagian mau dibawa ke kampung makanya buat empat macam kue tapi banyak. Dari pada beli kan, satu toples kecil paling murah diatas 50 ribuan.

Kan gak semua kue di bikin juga, jadi ada juga beberapa kue yang di beli. Teman aku juga ada yang jualan kue bawang sama kue sapik namanya Sintia, temen MTs dulu yang hingga kini masih jadi Sohib aku yang paling setia :* dia bantuin emaknya jualan kue juga. Dari dulu udah langganan beli kue sama dia dan juga Papa beli beberapa macam kue sama temannya yang nawarin gitu. Jadi banyak macam kue deh. Jangan lupa lebaran ke rumah ya. Pas H-1 masih mau buat kue lagi nih, buat kue bolu. Hehe.

Aku sama Ibu juga ada planning nih tahun depan. Rencana bakal mau jualan kue lebaran. Soalnya omset jualan kue itu setelah itung-itungan ngejanjiin banget. Jadi kepengen buat usaha kue dan jadi pengusaha kue nih :D. Aamiin Aamiin ya Allah. Doain yaa. Kalau bisa nanti aku belajar-belajar lagi buat aneka kue sekalian buka double store di rumah. Toko bangunan sekalian toko kue :D

Ada yang terlupa nih, selamat juga buat adik aku si Ahmad yang chuby. Kamu udah besar sekarang. Puasanya sampai sekarang belum ada yang bolong di usia kamu yang masih 8 tahun. Kakak aja baru bisa puasa full di umur 10 tahun. haha... Insya Allah sampai lebaran mudah-mudahan full yaa :* Walaupun Ahmad udah kurusan tapi bakal balek lagi kok gemblungnyaaa ... hehe



Dedek tersayang yang paling cerewet dan banyak tanya :*

Ok... mungkin itu aja yang mau di share, yang mau tau resep kue nya tanya langsung aja yaaa... hehe :D
Wassalam :))




Minggu, 13 Juli 2014

Save Palestine


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Semoga sahabat dimana pun berada selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa teruntuk buat saudara dan keluarga kita yang berada di Palestina. Orang bilang yang terjadi di Palestina kini adalah bentuk awal dari peperangan. Aku juga gak peduli, mau ini perang agama atau perang perebutan wilayah. Yang aku tau saudara-saudara kita yang berada di Palestina merenggang nyawa akibat dari keserakahan Israel.

Aku medengar dari TV, pemicu semua yang Israel lakukan sekarang adalah bentuk serangan balasan atas tewasnya 3 orang Israel sebelumnya. Tapi pantaskah kalian hai Israel, membalas 3 orang dengan membunuh ratusan orang, ribuan orang luka-luka dan mermbumi hanguskan bangunan-bangunan tempat tinggal rakyat Palestina?

Sekarang aku sedang berada di rumah, duduk manis tanpa merasa ketakutan. Sedangkan saudara kita di Palestina, sedang apa mereka?? Ya, kita bisa lihat apa yang sedang mereka lakukan melalui layar kaca yang ada di setiap rumah kita. Disini kita bisa menghirup udara yang segar sedangkan mereka tak bisa menghirup udara yang segar akibat kepulan asap dan debu yang setiap saat selalu ada. Kita sekarang dapat berleha-leha kemanapun, sedangkan mereka terkukung di dalam tempat pengungsian berharap akan datangnya bantuan dan perlindungan atas negara dan rakyat mereka kepada Yang Kuasa.

Allah, para malaikat, para syahidan, tanah, dan rakyat Palestina adalah saksi dari kekejaman pembumi hangusan Israel terhadap Palestina. 

Saat aku melihat berita di TV yang memberitahukan tentang keadaan Palastina sekarang,  tak sadar membuat hati ini bergetar dan mata ini berkaca-kaca hingga terlontar kata-kata “Ya Allah,lindungi mereka.” Ya, aku hanya mampu mengirimkan doa pada mereka. Saat ini aku juga terus berharap bukan hanya doa yang tak akan pernah putus terarah kepada Palestina, tapi bantuan dari tentara Allah mudah-mudahan menyertai Palestina.

Aku bangga atas Palestina, mereka masih tetap berdiri kokoh hingga sekarang. Walaupun sejak tahun-tahun yang lalu Israel terus mengusik dan membuat kerugian yang sangat besar atas hidup rakyat Palestina. 

Palestina, adalah tempatnya para Nabi dan Rasul. Palestina adalah tanah sejarah dan tanah suci yang pasti akan di lindungi Yang Kuasa. Sekarang mungkin Israel berpesta atas keberhasilannya mengalirkan darah-darah tak berdosa. Tapi tunggu saja saatnya, azab pasti datang. Dan mereka akan dilaknat oleh Allah baik di dunia maupun di akhirat. Mereka akan merasakan balasan yang sangat berat atas perbuatan dan keserahan mereka.

Hai, dunia.... kenapa kalian diam?? Bukan hanya umat Muslim Palestina yang merenggang nyawa atas Israel. Ada juga orang-orang non-muslim yang tewas dan bergelimpangan darah. Kenapa dunia saat ini hanya berani mengecam tanpa ada tindakan? Sukakah kita hanya melihat kekejaman Israel melalui layar kaca kemudian menangis sedikit sebagai syarat untuk berbela sungkawa?? Sungguh, itu tak ada artinya. Yang kita butuhkan itu, tindakan. Ya tindakan. Semua tak akan pernah reda tanpa tindakan.

Puasa,kita masih dikelilingi oleh bulan penuh berkah, yakni Ramadhan. Pastinya ini adalah Ramadhan terberat bagi rakyat Palestina, pastinya juga segala cobaan menghampiri mereka. Di saat seharusnya mereka bisa berkumpul untuk sahur dan berbuka puasa bersama namun yang terjadi mereka malah dipisahkan oleh maut. Seharusnya mereka bisa mendengarkan adzan berkumandang jelas, namun yang terdengar jelas adalah suara roket yang berterbangan dan berjatuhan diiringi teriakan ketakutan dan isak tangis.

Palestina, kalian sungguh kuat. Aku tak bisa membayangakan bila aku yang berada di posisi kalian. Mungkin aku tak akan tahan, mungkin aku berpikir mati lebih baik dari pada hidup. Naudzubillahi min dzalik. Mudah-mudahan Allah selalu memberikan keteguhan hati pada diri setiap insan.

Kalau aku punya kekuatan menghancurkan, akan aku hancurkan Israel dengan tanganku untuk kalian. Kalau aku punya meriam super canggih akan aku ratakan Israel lebih dari ledakan yang ada di Hirosima dan Nagasaki. Ya, miris melihat apa yang terjadi ketika aku  warga sipil terumata anak-anak menjadi sasaran empuk Israel. Teruslah berdiri Palestina! Allah lebih dekat dari urat nadi, dan akan mengabulkan doa-doa orang-orang yang dizalimi dan teraniaya. Itu janji Allah. 

Kita adalah manusia yang rapuh, manusia yang lemah. Bila terjatuh dan kesakitan kita berharap akan datangnya bantuan. Siapa lagi yang akan membantu Palestina kalau bukan kita. Pray for Gaza Palestine.

Wasslamualaikum warohmatullahi wabarokatuh



Jumat, 11 Juli 2014

Enak dan Gak Enaknya Sekolah Bulan Puasa

Assalamualaikum Sobat, apa kabar? Aku sekarang beneran suntuk di rumah. Yang aku lakukan mah cuma itu-itu aja. Jaga toko, bantuin Ibu masak, tidur kalau capek, atau mendam di kamar sambil otak-atik laptop dan nyempatin diri buat ngisi blog dan BW.Yaa, cuma itu aja seingat aku.

Pengen baca buku, ya buku baru, pengen beli buku baru atau novel lah buat di baca. Tapi hepeng lagi di hemat dan buku yang mau dibaca juga kagak ada. Lama-lama teryata bosan juga ngelakuin hal yang sama tiap harinya. Kasih aku saran kerjaan yang lain dong buat ngisi waktu ramadhan aku biar lebih bermanfaat!! L

Oh iya, ramadhan itu identik dengan kita banyak melakukan amal ibadah. Karena di bulan ramadhan itu segala pahala dilipat gandakan. Tak hanya yang wajib, yang sunnah pun iya.

Gak enak liburan di bulan puasa. Kangen pengen balek ke sekolah. Apalagi ke MAN (laaah, mending tinggal kelas noh biar di MAN terus).hahaha.Ya ceritanya kan aku udah kuliah. Sekarang cuma mengenang aja. Jadi bulan puasa emang liburannya full kalau di kampus sekarang. 

Banyak enaknya kalau sekolah di bulan ramadhan apalagi di MAN, ini aku kasih tau khusus buat anak sekolahan, yaitu :

Pertama, belajar. Rasanya enak aja kalau belajar, selain pahalanya gedek kalau di lakukan bulan puasa, yaa kalau udah belajar itu waktunya gak terasa. Rasanya sebentar, habis itu udah pulang aja.

Terkadang selama sekolah ada waktu yang kami minta dari guru-guru tertentu. Ya kayak waktu refreshing gitu, hehe. Ntah nonton film, cerita-cerita, atau apalah. Kadang main teka-teki. Maih ingat dengan teka-teki pak Hermanto guru matematika. Tentang Batu Kerikil dalam 6 kotak. Aku lupa sih gimana teka-tekinya. Tapi berhubungan dengan matematika. Sumpah menguras otak dan pikiran. Udah kayak olimpiade kami. Walaupun pada akhirnya berhasil juga.

Kedua, baca Al-Quran. Tiap pagi dan tiap hari kami selalu baca Al-Quran setidaknya 15 menit sebelum belajar. Dan itu pastinya juga di lakukan pas bulan ramadhan. Yang aku kangennya itu pas lagi jam istirahat. Soalnya dimana-mana orang sibuk membaca Al-Quran, mulai dari anak kelas aku,  DPR (Di bawah Pohon Rindang), mesjid sekolah terutama. Orang-orang pada baca Al-Quran, terasa kayak di pesantren gitu. Senang aja nengok suasana begituan. Hanya segelintir orang aja yang gak tadarusan, hehe.

Tiba-tiba aku jadi ingat Aisyah, dia kerap kami panggil nenek di kelas, bukan hanya kelas kami loh yang panggil dia nenek, satu angkatan yang kenal dia manggil Nenek, hehe. Bukan karena dia paling tua. Gak tau aja kenapa di panggil nenek. Sejak kelas 1 aku sekelas dengan Aisyah, dia udah di panggil Nenek aja tuh. Hahha.


Ini dia si Nenek.
Yang kiri itu waktu jadi seorang nenek pas praktek drama 
*sorry ya nek aku masukin blog fotonya #peace
Itu foto juga pernah di pampang di mading sekolah pas kami bakalan tamat, hehe. 
Adek kelas pada jahil dulunya, foto kami yang konyol pada di tempel di mading.
Yang kanan, cantikkan nenek kami :)) Itu pas foto alkena, hihi

Waktu itu Nenek yang ngajinya yang paling cepat. Rajin bener baca Al-Quranya, dan rajin juga baca Al-Quran pas istirahat. Tiba-tiba aja ntu si Nenek udah jauh banget bacanya. Padahal kami istilahnya masih 2/3 dari dia baca Al-Qurannya. Ya, pada saat itu anak kelas banyak yang cieee cieee-in karna baca Al-Quran si Nenek udah jauh. Jadinya kami waktu itu termotivasi buat ngalahin Nenek. Rata-rata sibuk baca Al-Quran semua jadinya pas istirahat anak kelas kami. Apalagi Si Nurdin Sobat aku, dia ngomel sendiri sambil bilang, “Akan aku kejar kau Nek!”

Ketiga, solat dhuha dan zuhur berjamaah. Pas jam istirahat, kebanyakan kami solat dhuha dulu baru baca Al-Quran, ntu mesjid sekolah kami banyak banget yang solat dhuhanya. Jujur, aku paling malas dulu kalau solat dhuha yang dari keinginan sendiri. Ya, karena di ajak Sobat aku Nurdin dan Novi akhirnya aku mau juga. Kenapa aku mau, karena di kelas sepi, dan Nurdin Novi pastinya ninggalin aku sendiri di kelas. Akhirnya kan aku mau tuh ikut solat dhuha terus. Dan mau gak mau niat yang awalnya malas dan ikut-ikutan aku lurusin degan niat yang bener-benar tulus kepada Allah. Ya kalau niat gak tulus kepada Allah ya sia-sia dong aku solatnya. Ya gak? :D Ada kenikamatan tersendiri aja pas udah siap solat dhuha itu, cobain aja deh :D

Pas solat zuhur juga pada rajin solat sunnah kobla dan ba'da zuhur. Jadinya yang kagak mau solat sunnah awalnya, jadi ikutan solat karena pada banyak yang ngelakuin trus ada juga yang ngajakin :))

Keempat, Bubar. Pastinya tiap tahun sekolah kami selalu ngadain bubar (buka bareng). Seru aja bisa bubar dengan anak satu sekolahan beserta guru-guru. Bahkan alumni juga banyak yang datang. Pengen suasana itu lagi. Huhu :’)

Itu dia yang enak selama bulan puasa di sekolah. Tapi ada yang gak enaknya juga loh selama bulan puasa bagi aku kalau sekolah. Cuma dikit nyooo... hehe

Pertama, pulang-pergi naik bus kota. Sedikit cerita, sekolah dan rumah aku jauh banget sob dan aku juga gak pake motor karena gak di bolehin. Istilahnya tempat aku tinggal ini pelosok dan sekolah aku berada di pusat kota. Dulunya emang pelosok sih, tapi sekarang daerah tempat aku tinggal termasuk daerah yang paling pesat kemajuannya dan rame banget sekarang. Rawan macet malah.

Waktu yang dibutuhkan kalau naik bus ke sekolah sekitar 30 menitan . Itupun masih harus jalan kaki ke dalam dikit. Ya kalau pergi mah enak masih pagi dan semangat. Tapi kalau udah pulang, siang dan panas itu mah letoyy akunya, apalagi bus kalau siang itu penuh L dan berdiri lagi L Sebenarnya sekolah aku nyediain asrama buat anak daerah dan yang rumahnya jauh,istilahnya asrama sekolah kami itu gak wajib harus asrama, tapi akunya aja yang gak mau asrama, hehe. Sekarang udah enak banget, ada TMP, bus trans metro Pekanbaru. Pake AC lagi. Pas jamannya aku belom ada. Adapun TMP udah ada, daerah aku masih belum beroperasi TMPnya.

Kedua, ulangan dan ujian MID. Gak enak aja kalau pas bulan puasa itu ada ulangan dan ujian tengah semester dulunya. Ya, malas aja bawaannya. Soalnya malam taraweh, tadarus di mesjid, trus pulang udah jam sebelas. Ngantuk dan langsung tidur. Belajarnya itupun pas siap sahur. Kadang kalau pelajaran yang berat kayak Fisika, Matematika, Kimia, Biologi, aku terpaksa bangun jam dua atau tiga buat belajar, siap sahur sambung lagi dan setelah itu siap-siap ke sekolah. Jam 6 pagi udah stay di simpang rumah buat naik bus kota. Capekkan??

Tapi walaupun begitu, apa pun aktivitasnya, jangan jadikan puasa sebagai alasan. Aktivitas seperti biasanya harus tetap dilakukan. Selama kita berpuasa, jika kita melakukannya dengan ikhlas, insya Allah akan terasa mudah dan ringan. Capek sih iya, semua orang juga capek. Tapi capek terus-terusan dan malas itu sifatnya setan. Kita tetap harus semangat.

Enak kan kalau sekolah bulan puasa. Banyak dapat pahalanya loh :D yang gak enaknya jangan dibawa mikir ya buat adek-adek aku yang masih sekolahan. Itu mah aku. Maaf juga nih bagi yag baca, lagi-lagi aku cerita tentang masa lalu. Habisnya cuma itu sekarang yang terlintas di pikiran aku.

Dan yang lagi liburan, sekolah bukan hanya tempat cari pahala, sebenarnya sih dirumah bisa juga. Asal ada kemauan. Yokkk tanamkan kemauan kita,bangkit!! Jangan malas-malas *semangat buat aku yang sedang malas :D

Semoga amal kita makin meningkat dan Sobat yang baca makin termotivasi buat ngelakuin aktifitas bermanfaat di bulan penuh berkah ini. Buang yang gak enaknya ya. Mudah-mudahan aku juga semakin baik dengan aku menulis post ini,  begitu juga teman-teman. Aamiin.

Itu saja ya Sobat, para cowok selamat menunaikan ibadah solat Jumat ya.Wassalam.


Ini foto kami yang sedang narsis, hihi...
Dari kiri ada Hasni, Aku, Nurdin, Apit, Inas, Novi, Indah.
Miss banget sama kalian woyy :*


Kamis, 10 Juli 2014

BuBar Alumni MTs Al-Huda 2009/2010

Assalamualaikum Sobat, sekarang udah di hari ke-12 Ramadhan. Gak sabar nunggu lebaran, masuk kuliah, belajar lagi trus ketemu teman kampus lagi. Aku kangen teman dan sahabat SD. Kangen teman dan sahabat MTs. Kangen teman dan sahabat MAN. Kangen sahabat dan teman kampus. 

Sebelum lebaran datang, aku mau minta maaf juga buat teman dan sahabat semua. Kalau misalnya ada sifat dan watak aku yang bikin kalian kesal, sedih dll. Walaupun mungkin kadang aku rada cuek, dan kayak gak peduli kalian. Tapi dalam hati aku sangat senang bisa bertemu dan menjalin pertemanan bahkan persahabatan dengan kalian. Yang kenal dekat dengan aku mungkin ngerti, tapi kalian yang gak kenal aku, mungkin banyak prasangka yang timbul. Maaf yaa L

Semalam,tanggal 9 Juli aku bersama teman-teman MTs  Al-Huda Pekanbaru angkatan 2009/2010 ngadain buka bareng (bubar) di WS. Seneng banget rasanya ketemu temen-temen lama. Pada tambah cantik-cantik semua yang cewek. Yang cowok juga pada tinggi-tinggi dan ganteng. Padahal ini cowok-cowok waktu MTs pada peteng-peteng semua. Kalian tumbuh dengan baik woyyy. Gimana dengan aku, aku berubah gak??? Hehe

Lama gak ada ketemu kalian. Sebagian dari kalian ada yang sering ketemu sama aku. Tapi ada juga diantara kalian baru sekali ini ketemunya setelah empat tahun berlalu. Sayang banget sahabat dekat aku Sintia dan Mila gak pergi karena ada halangan. Padahal aku berharap kalian pergi L

Alhamdulillah si Azwardi jempat aku kerumah naik mobilnya karena rumahnya juga dekat dengan rumahku. Jadinya kan aku gak perlu bawa motor di hari yang panas. Makasih Adiiii J.  Yang nimbrung nebeng ke Adi, ya aku sama adek aku Fatimah, Zakia, Arif dan Wendi. Yang nyetir si Wendi, si Adi masih belum mahir katanya bawa mobil bergigi. haha. bilang aja gak bisa :p

Yang pergi itu ada aku, Adek aku Fatimah ikut nimbrung aku ajak,Yana, Yuliza, Zakia, Rizka, Ida, Yulia, Jamal, Gilang, Tengku, Ridho, Fajri, Wendi, Arif, Rahmat, Azwardi. Yoiiyy ... Cuma 16 orang yang hadir dari hampir 100 siswa angkatan kami saat itu. Sangat disesalkan juga sih. Tapi yang hadir terima kasih :D jadinya silaturrahmi kita bisa makin erat lagi karena hampir beberapa tahun kita lost contac dan jarang ketemu.

Lucu-lucu nengok tingkah kalian sekarang. Apalagi waktu ketemu mantan ya :p dan ada juga yang dulunya punya perasaan tapi gak kesampaian. Haha.  Apalagi si Azwardi yang kode-kode ke Zakia. Aihhhh, mentelnya masih kayak dulu.

Pada awalnya sempat gak bakal datang, malas juga sih mau pergi apalagi Sintia sama Mila gak hadir. Karena di paksa si Adi pas ditelpon, akhirnya aku iya-iya aja :D Masalahnya sebelum-sebelumnya aku gak pernah ikutan bubar bareng anak MTs karena jadwalnya yang sering bentrok gitu. Biasanya aku cuma bubar bareng sahabat MTs yang dekat aja. Hihi.

Tapi alhamdulillah banget lah, ternyata gak ada rasa rugi setelah kita ngumpul lagi. Jadi ingat masa-masa MTs lagi nih :')


Dari Kiri bersama Yana, Zakia, Aku dan Yuliza


Yana, Fatimah, Zakia, 


Rizka si calon bu Polwan



Bersama Gilang, Yana, aku, Fatimah, dan Zakia
Narsis dulu euyy :D


Ada Adi (kacamata), Rido Akbar, Yana, Wendi, Zakia, Ima.


Pas lagi bagi-bagiin makan pas mau berbuka puasa.
Dari pojokan sana ada Tengku, Rahmat, Jamal, Arif, dan Gilang.
Yang Gilang ini sekelas sama aku di Kampus. :D

  
Foto bareng dulu, 
susah ternyata nyuruh mereka ngumpul buat foto bareng :) 


Aku gak ada, huhu :')
Soalnya aku yang Foto :D


 Yang baju biru Si Tengku, dibelakang tengku ada Jamal, dll


Agak goyang-goyang sikit ya fotonya XD


Narsis kali Woyy, si Ima ngeblur :D


Wendi dan Si Zakia Putri Kelantan Insya Allah, hehe
Weee, CLBK pula kelen nanti -_-
Ingat lah pacar masing-masing yang lagi disana :D

Setelah bubar pun kami pulang ke rumah masing-masing. Aku sampai rumah udah jam 9. Maklum nebeng. Apalagi kami yang nebeng,  rumahnya juga pada jauh-jauh kecuali aku, hihi. Jadi pas yang ngantarin ke rumah langsung tu yang bikin lama pulangnya. Jadinya gak ikut solat taraweh akunya  -,- 

OK, itu dia tentang hari kemaren bubar dengan anak MTs, kapan-kapan kita ngumpul lagi ya. Kalau perlu diharuskan datang buat ngumpul pas besok-besok. Masa sekali setahun aja kagak bisa :( seru loh. Wassalam ya Sobat.

Rabu, 09 Juli 2014

Aku Pilih Ini, Kamu??

Assalamualaikum Sobat, apa kabar di hari ke-11 Ramadhan? Baik dong :D

Alhamdulillah akhirnya pemilu diadakan juga tepat ditanggal 9 Juli. Gimana proses coblos mencoblos di daerahmu? Aman kan? Kalau di daerah aku di Pekanbaru insya Allah berjalan dengan lancar. Walaupun tadi ada kendala dikit dalam proses pencoblosan yang buat aku sedikit kesal kecewa.

Ceritanya begini, Ibu dan adik aku gak dapat surat untuk nyoblos gitu, yang dapat cuma aku dan Papa. Jadi kan boleh tu nyoblos tinggal nunjukin KTP atau KK. Pas adek dan Ibu ngasih ntu KTP dan adek aku ngasih KK, malah gak di bolehin nyoblos. Katanya nama Ibu aku gak ada di Daftar Pemilih. Weeee, enak busetnya dah.

Kalau adek aku, dia belum ada KTP, KTP-nya masih belum dia ambil di kantor camat. Mumpung tadi pagi baca koran, dan katanya pake KK boleh nyoblos. Yaudah adek aku ikutan nyoblos tanpa KTP. Tapi ternyata,pas adek aku ngasih KK(Kartu Keluarga) eh malah orang yang tukan nyatet-nyatet itu bilang. “Gak bisa disini, di TPS lain aja,” sambil nunjuk TPS lain. TPS kami TPS O4.Yaelah, masa enak aja ntu orang bilang begitu. Jelas-jelas nama adek aku terpampang di Daftar Pemilih TPS tersebut, dia nya malah nyosor suruh adek aku ke TPS lain. Aneh.

Yaudah, akhirnya Ibu dan Adek aku pergi ke TPS 03 dan dibolehin nyoblos disitu. Untung aja kan. Kalau gak udah hilang suara. Padahal suara itu ngaruh banget buat pemimpin yang bakal kita pilih.



Nah, aku milih Calon No. Urut 1, Hehe....
Gak apa kan kalau di foto dan di share?
aku sempatin foto nih, soalnya aku juga termasuk saksi sejarah di era Prabowo
wkwkkwk :D


Bukti tinta biru di jari kelilingking kiri
bahwa udah nyoblos :D

So far, ternyata ada rasa puas tersendiri aja udah nyoblos ya. Maklum pemilih pemula. Dan baru pertama kalinya ikut berpartisipasi dalam pemilihan presiden. :D OK, mungkin itu aja yang aku share kali ini. Mudah-mudahan terpilih pemimpin yang pintar, amanah dan rasa nasionalismenya tinggi. Aamiin.

Wassalam.

Selasa, 08 Juli 2014

Seperti Apa Sih Dewasa Itu?

google.com



Assalamualaikum, semangat di hari ke 10 Ramadhan. Ayooo, bulan ramadhan ini terasa lama loh kalau gak dinikmati dan terasa cepat banget kalau dilalui dengan hati yang ikhlas. Betul  betul betul? Udah ada yang bolong gak puasaya ? Kalau belum alhamdulillah deh J diusahain jangan sampai ada yang bolong dengan cara budi ya alias “buka diam-diam” muehehe.

Ntah kenapa aku memikirkan pertanyaan yang aku jadikan judul postingan aku kali ini. Seperti apa sih dewasa itu? Menurut kalian umur 19 tahun dewasa gak? OK mungkin tiap orang memiliki pendeskripsian yang berbeda tentang arti dewasa yang sesungguhnya. Tapi pertanyaan “Seperti apa dewasa itu?” sedikit mengganggung pikiran di alam bawah sadar aku (Ellleeeeeh, lebay yaa :D).

Di dalam siklus kehidupan,  pastinya kita akan memasuki tahap dewasa, dimulai dari tahap bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa dan tua. Jadi fase dewasa dalam hal pertumbuhan secara fisik dapat kita rasakan dan gak mungkin lompat langsung dari remaja langsung tua. Ya kan?

Jujur aku paling gak suka dibanding-bandingkan soal dewasa begitu. Males aja, aku ya aku, dia ya dia. Ibu aku tuh paling sering banget ngebandingin aku dengan anak-anak seumuranku. “Anak orang kok dewasa-dewasa gitu ya? Bla bla bla....” Yaelah Bu, masa anak Ibu dibandingin dengan anak orang. Liat dulu Bu, siapa orang yang Ibu bilang dewasa itu, aku kan jadi minder karena merasa disindir gitu.

Yaiyalah dibilang dewasa ntu orang. Secara badannya gede seumuran pula dengan aku, pakaiannya dewasa banget malah, trus  peke make up, fashion-nya kayak artis. Dimulai dari aksesoris, pake mobil dan sebagainya dari ujung kaki sampai ujung rambut emang buat melongo. Ya nampak toh aksen dewasanya (Ngeles aja nih :D)

Maunya Ibu bangga deh dengan aku, apa enaknya kelihatan dewasa padahal umur masih belasan. Ngelangkahi kodrat (Haha, ngeles lagi :p) nanti ujung-ujungnya lama-lama kelihatan kayak tente-tante trus tua sebelum waktunya. Lagian kalau aku gak kelihatan dewasa berarti aku masih kelihatan unyu-unyu kan Bu? Hehehe.

Kan enak kalau ternyata aku masih kelihatan unyu-unyu, itu namanya awet muda. Mending mana kelihatan dewasa atau unyu-unyu??  (ngerangkai tangan dibawah dagu ala Cherry Belle XD) OK, mau orang kelihatan dewasa atau gak aku no comment, itu sih terserah orang yang menyandangnya. Kalau aku mau begini aja, aku nyaman dengan diri aku dan gak buat orang rugi kok. Itu terserah mereka, biarkan mereka bereksplorasi dan berekspresi sesuka hati, mau tetap stay dengan gaya seumuran atau dewasa.

Pernah ada beberapa orang yang sering aku bilang kekanak-kanakan, trus mereka malah ngejawab gini. “Weeeh, sok dewasa, emang tau apa dewasa itu kayak mana?” dan pastinya ada juga orang yang bertanya mengenai pendapat aku tentang dewasa menurut aku.

Setiap orang pasti punya pandangan sendiri dong dengan arti dewasa yang sesungguhnya. Selama kedewasaan itu masih ada pada jalur yang benar. Ada nih dewasa menurut beberapa teman cowok yang aku kenal. Ini aku dengar secara langsung aja, tanpa tanya-tanya, hanya keluar kayak spontanitas aja,  kurang lebih seperti ini :

“Dewasa itu mesti coba yang namanya rokok! Gak merokok gak dewasa!!” 
“Kagak dewasa namanya kalau belum pernah kelahi trus bonyok!!" 
“Dewasa itu disaat kita mandiri dan bisa ngasilin uang sendiri.” 
Dewasa itu lu bisa bermanfaat buat diri sendiri dan orang banyak.”
Yang cewek juga ada bilang dewasa itu seperti :

Dewasa itu disaat kita merasa udah bisa bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan keluarga khususnya.” 
“Layaknya orang dewasa yang sesungguhnya, orang dewasa terlalu banyak nyuruh-nyuruh dan egois, aku benci kalau akhirnya bakal jadi dewasa juga.” 
“Dewasa itu dapat dilihat dari pemikirannya dan hasilnya, bertanggung jawab, perfecsionis, berjiwa besar, dll.”
Nah, dari kata-kata diatas aja udah terbukti kalau dewasa itu memiliki defenisi yang berbeda-beda menurut isi kepala masing-masing. Dari tanggapan yang cowok,  yang tentang merokok, kelahi atau apalah itu gak patut kita open-in kata-katanya. Mungkin itu hanya sekedar candaan aja. Karena apa? Ya orang dewasa pada umumnya ya kayak gitu. Hobi nge-rokok dan terkadang sering banget kelahi. Jadi kalau anak seumuran kita ditanya apa itu dewasa. Ya gak muluk-muluk mereka akan menjawab apa yang sering dilakukan orang dewasa pada umumnya. Tapi beberapa dari mereka ada juga ternyata yang menanggapi serius arti dewasa. Alhamdulillah.

Kalau tanggapan dari para cewek, mereka dari yang aku lihat lebih serius menanggapi arti dewasa menurut pemahaman mereka masing-masing. Top margotop buat para ladies (y).

Menurut aku, seperti apa sih dewasa itu??

Dewasa itu tergantung kita melihat dan menyikapnya, yakni dapat dilihat dari :

1.    Fisik, pastinya dewasa itu nampak dari umurnya. Ya gak?? Haha. Ya iyalah sudah dewasa , masa umur 30 tahun dibilang remaja. Kan kagak mungkin. Besarnya tubuh atau kecilnya tubuh gak mempengaruhi orang kelihatan dewasa atau gak. Ada juga yang badannya kecil gak taunya umurnya udah 40 tahun aje. Sorry kengkawan, gak ada maksud buat merendahin orang kecil ;)) Hanya contoh. Maap yaaa.

2.    Pemikiran. Kedewasaan orang nampak dari pola pikir mereka. Orang dewasa cenderung berpikir panjang dan meneliti segala resiko yang mungkin bakal terjadi. Lah kalau orang yang kagak dewasa cenderung berpikir pendek dan mengabaikan resiko. Orang dewasa juga tau mana yang benar dan  mana jalan yang salah.

3.   Serius. Orang dewasa itu gak banyak becandaan, mereka tau mana waktunya becanda dan tau kapan waktunya serius. Serius itu adalah hal yang paling dibutuhkan. Apa gunanya orang dewasa sering becanda dan bermain? Kan bukan anak kecil lagi. Hehe.

4.  Punya Prioritas. Tiap orang dewasa, tau persis skala prioritas yang akan dia ambil untuk me-menage kehidupannya. Dia tau mana yang sangat dibutuhkan dan tau mana yang tidak terlalu dibutuhkan. Karena jika sesuatu yang gak terlalu dibutuhkan itu dianggap lebih penting dan dimiliki,  maka pada akhirnya bakal rugi sendiri.

Contohnya aja, ada orang dewasa yakni orang tua, ngasih anaknya yang masih berumur 6 tahun gadget yang keren dan mahal abis. Setelah itu si anak sibuk main game aja, lupa belajar, malah hampir jadi target penculikan karena sepertinya ntu anak, anak orang kaya.

Nah, kalau gini gimana? Apakah orang tua itu bisa disebut dewasa? Mereka para orang tua mengabaikan prioritas si anak dan keselamatan si anak. Gak berpikir panjang  bagaimana resiko jika si anak diberikan benda semacam itu. Maunya anak sekecil itu dibelikan buku atau sarana penunjang belajar agar lebih aktif, pintar dan kreatif. Ini gak, malah dibelikan gadget yang kebanyakan fungsinya membuat anak gak peka sosial dan pasif. Anak sekecil itu masih belum bisa mengetahui fungsi sesungguhnya dari apa yang orang tuanya kasih. Dia hanya bisa memakai. Nah, disinilah orang dewasa harus bertindak sesuai pemikirannya juga.

5.      Bertanggung jawab, melaksanakan hak dan kewajiban, mandiri, punya integritas, sosoknya menjadi panutan, dll. Weeeeeh, itu dewasa kali tuh :D

      Mungkin itu aja kali ya,seperti apa si dewasa itu menurut aku, mungkin masih banyak lagi versi-versi menurut Sobat-sobat. Mau gak mau kita juga bakal masuk dalam fase dewasa. Yang udah masuk fase dewasa berusaha lagi aja gimana supaya kedewasaannya lebih ya gitu lah. Kita yang masih unyu-unyu atau bahkan yang sedang belajar buat persiapan menuju dewasa. Ya nikmatin aja dulu masa kecil kalian apa adanya. Jangan sok-sok dewasa pula.

    Tapi emang ada sih faktanya yang dapat kita lihat di lapangan, ada segelintir orang yang dewasa sebelum waktunya. Tapi itu jarang kali ya. Biasanya orang yang disebut dewasa sebelum waktunya itu dapat dilihat dari segi :

1.   Pikiran atau tutur kata.Dari segi pemikirannya yang kreatif dan panjang ke depan kayak orang dewasa. Aksen dewasanya kan jadi nampak tuh, padahal umur masih remaja atau menuju tahap dewasa.

2.   Penampilannya. Banyak orang yang menampilkan aksen kedewasaan dari penampilannya di umurnya yang masih belasan. Seperti yang aku bilang tadi diatas, ntah dari pakaian, atau hal-hal yang sering dipakai orang dewasa, padahal umurnya  bukan termasuk kategori dewasa juga.

3.      Menikah. Masih remaja atau belasan tahun udah  nikah aja.hehe. Mau gak mau mereka harus manjadi orang dewasa walaupun belum waktunya.

4.     Anak-anak yang ditinggal mati Ayah-Ibunya. Terkadang seorang anak  atau remaja ada yang harus bekerja keras seperi orang dewasa, membiayai adik-adiknya. Menjadi tulang punggung keluarganya. Biasanya keadaan seperti ini akan menumbuhkan sifat dewasa sebelum waktunya pada dirinya. Ya gak Sobat?

5.       Pengaruh lingkungan. Anak-anak atau remaja yang sering bermain dengan banyak tipe orang dewasa, besar kemungkinan dia bakal dewasa sebelum waktunya. Media seperti TV juga termasuk apabila para orang tua gak mengontrol apa saja hal yang ditonton sang anak.

Walau bagaimanapun, dewasa itu adalah tahap middle yang waktunya lebih panjang dari waktu anak-anak dan remaja. Setelah itu kita bakal tua dan mati. Ada baiknya kita yang belum dewasa juga berusaha untuk mempersiapkan kedewasaan itu dengan banyak belajar. Karena dewasa itu akan lebih sering menghadapkan kita pada banyak masalah, dan masalah itu lah yang lambat laun semakin hari akan membuat kita tumbuh secara matang dan lebih dewasa dalam menyikapi sesuatu. Menjadi dewasa gak mudah, penuh banyak resiko dan tantangan. Mungkin Sobat bisa banyak bertanya sama orang dewasa. J

Nah, sekian tentang “Seperti apa sih dewasa itu?” :D kalau teman-teman ada yang mau nambahain, silahkan aja yaaa, monggo! Mudah-mudahan kita jadi orang dewasa yang sesungguhnya pada suatu hari nanti. Dan berguna juga!! Aamiin.

Wassalam.