Kamis, 06 Februari 2014

Jomblo Keren Kriuk

Assalamualaikum Sobat dimana pun berada. Mudah-mudahan disetiap harinya makin bersemangat, makin ceria dan makin power, khususnya buat yang jomblo. 



What jomblo? sebelumnya jangan dulu berpikiran bahwa  jomblo adalah momok yang menakutkan. Memang sebagian orang sering mengolok-olok mereka yang jomblo, tapi jangan dihiraukan. Be yourself, jomblo itu keren! Buktikan kalau jomblo itu adalah rahmat *eh.

Rahmat? Ya, jarang-jarang ada orang yang dikasih kesempatan untuk jomblo loh Sobat karena bisa jadi dibalik jomblo ada hikmah yang tersimpan. Misalnya dikala jomblo Allah memberikan kita kesempatan untuk memperbaiki diri, mengevaluasi diri buat maju, fokus terhadap suatu hal, atau mungkin di waktu yang akan datang akan hadir calon yang lebih baik lagi. Percaya tidak? Harus percaya. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik, wanita yang baik untuk lelaki yang baik pula. Kata-kata itu sudah lazim terdengar di telinga kita. Jadikan kata-kata itu sebagai salah satu bentuk dari apa yang kita yakini, insya Allah selama niat kita baik maka yang lahir akan baik pula.

Pacaran bukan suatu hal yang tabu lagi di zaman sekarang Sob. Pacaran sudah dianggap suatu tradisi yang diharuskan oleh kaum muda-mudi. Bahkan aku dengar dari teman-teman aku di luar sana yang pacaran, mereka mengaku pacaran hanya sekedar untuk mendapatkan status “pacaran” tidak lebih. Mereka takut diledek oleh teman-teman yang lain karena kalau tidak pacaran itu tandanya "gak laku", "gak hebat", dan "gak keren".

Sobat, plis deh jangan dengarin kata orang! Pikirin masa depan kalian yang akan kalian hadapi, kalau hanya sekedar ingin punya status “pacaran” kayaknya itu gak adil banget deh buat jiwa dan diri masing-masing. Masih banyak hal di depan sana yang harus kita capai dan perjuangkan. Bukan hanya ingin memiliki status pacaran yang ngambang tanpa ada dasar dan kesatuan target untuk kebaikan atau serius ke depannya. Jangan ngelakuin hal-hal yang sia-sia hingga akhirnya menjerumuskan diri kita ke lembah zina yang sangat di kutuk oleh Allah.




Hilangkan ada rasa minder karena temannya yang lain gandeng cowok atau cewek sedangkan kita hanya ngeliat –gleeek, terus akhirnya pengen punya juga. Pacaran itu ibarat virus yang menular banget jadi ciptakan sendiri obat penawarnya Sob. Ingat! banyak cara setan untuk menyesatkan kita. Filter semua hal yang berbau barat atau liberalis. Kita adalah kita, mereka adalah mereka. Kita punya pedoman yang membimbing kita yakni al-quran bukan dunia barat atau hanya sekedar iseng ikut-ikutan.

Kita tau dalam agama kita khususnya islam melarang pacaran, karena suatu hal yang mendatangkan banyak kemudharatan itu adalah haram. Nah, kalau sudah diharamkan pastinya yang melakukan berdosa. Tapi diantara kita banyak menafsirkan kalau mereka pacarannya yang baik-baik dan islami. Aku juga bingung kalau soal pacaran islami yang dimaksud. Tapi siapa yang bisa menjamin kalau pacaran islami itu akan bertahan lama? Gak ada kan? Ya, mungkin tergantung kepada pribadi dan prinsip masing-masing tibanya. Semua tergantung niat si empunya.


Tidak semua hal yang ada di dunia ini harus kita ikuti. Ikuti mana yang menurut kita sangat penting saja. Orang pacaran ikut-ikutan, orang begini ikut juga, orang begitu ikut juga. Saat ini pacaran adalah tren anak muda yang mendarah daging sekaligus menjadikan tren pacaran buat ajang kemaksiatan yang lumrah. Bisa hancur negara beserta bumi sekalian kalau generasi mudanya hancur-lebur. Kalau sudah begitu tinggal nunggu kiamat namanya.

Aku juga terbuka dan banyak bertanya sama ibu  tentang makhluk yang namanya cowok dan pacaran, apakah sama pacaran zaman dulu dengan sekarang, bagaimana cara menjaga diri, bertutur kata dan bersikap di hadapan cowok, boleh tidak pacaran dan sebagainya. Pokoknya banyak hal yang aku tanya sama ibu, hingga akhirnya aku masih seperti sekarang yaitu nge-jomblo :D

Ibu aku cerita, kalau di zamannya rasa suka ke lawan jenis ya pasti  ada, punya ikatan pasti juga ada tapi  jarang banget ketemu bahkan hanya komunikasi lewat surat saja. Tapi rata-rata setiap orang tua waktu itu memang keras terhadap anaknya terkhusus buat anak cewek. Anak cewek itu dilarang keluar malam, ditanamkan dalam diri anak-anaknya bahwa berduaan dengan  yang bukan mahram itu adalah dosa. Bahkan kalau malam minggu itu seluruh remaja di haruskan pergi ke surau untuk ikut kegiatan. Seperti pidato, membaca al-quran dan hal-hal positif lainnya. Ada juga peraturan dari kepala desa kalau sampai ketahuan berdua-duaan dengan lawan jenis akan langsung dinikahkan oleh orang satu kampung dan kejadian seperti itu pernah terjadi pada sepupu ibu. Nah, itu bisa di jadikan pelajaran buat yang seterusnya. Peran orang tua dan lingkungan tak jauh kalah penting untuk menuntun kaum muda-mudi agar tidak terjerumus ke hal yang nista.




Banyak hal yang aku lihat ketika orang berpacaran, mulai dari sering berdua-duaan, sering ketemu, kemana-mana selalu barengan. Tapi lihat ending-nya, kebanyakan cewek yang jadi korban, korban tindakan asusila, hamil diluar nikah, sakit hati dan hal-hal lainnya yang membuat cewek rugi besar. Yang manis hanya sementara, tapi kalau sudah sakit bekasnya akan susah hilang bahkan tidak akan hilang seumur hidup.

Kita bisa flashback berapa banyak hal yang udah di sia-siakan buat pacaran, mulai dari waktu, uang, pulsa bahkan lupa sama jerih payah orang tua selama ini membesarkan kita untuk menjadi anak yang membanggakan. Hati, pikiran dan semuanya terfokus buat sang kekasih yang belum tentu jodoh yang terbaik menurut Allah sampai lupa apa tujuan dan cita-cita yang diimpi-impikan.

Pernah aku dengar cerita,tapi sudah tidak ingat lagi siapa yang menceritakan. Berawal ada seorang anak cewek yang pintar bercita-cita masuk kuliah kedokteran dan saat itu ia baru saja pertama kalinya pacaran dengan teman satu kelasnya. Alhamdulillah cewek ini diterima jadi mahasiswa undangan di  kedokteran. Tapi naas, karena ternyata cewek pintar ini pacaran terlalu jauh hingga akhirnya hamil di luar nikah dan cowoknya malah pergi tidak bertanggung jawab. Si cewek frustasi apalagi dia akan kuliah di Universitas yang bergengsi dan termasuk ke dalam keluarga yang terpandang. Dengan segala cara ia berusaha menggugurkan kandungannya untuk mempertahankan harga diri dan keluarganya hingga pada saatnya ia meninggal dunia akibat dari proses aborsi yang ia lakukan. Fatal bukan akibatnya? Cewek pintar, anak orang terpandang, kurang apa coba hidup seberuntung itu. Cuma gara-gara hal sepele yang seharusnya bisa ia hindari tetapi ia malah terjerumus ke dalam zina yang membuat dirinya hancur tak berbekas.

Sepintar-pintarnya cewek adalah dia yang pandai menjaga diri, pandai membawa diri dan memilah-milah pergaulan. Pergaulan mana yang harus ia ikuti dan pergaulan mana yang benar-benar harus dia jauhi.

OK, mulai hari ini jangan hiraukan kata-kata mereka yang mengecam bahwa jomblo or single itu tidak laku atau apalah! Malah menurut aku jomblo itu asik, keren dan pastinya kriuk. Ya iyalah, karena rata-rata joker (baca :jomblo keren) yang aku kenal dan beberapa orang kreatif lainnya itu semuanya rata-rata adalah orang berprestasi yang prestasinya itu luar biasa semua. Kapan lah aku jadi joker yang kriuk? :D

Seorang joker itu adalah seorang yang bisa meng-eksplor dirinya tanpa pikiran yang bercabang, bebas berkreasi, berprestasi, bermanfaat, selalu  ngembangin diri dan yang pastinya joker itu terjaga. Mulai dari terjaga hatinya, pikirannya dan juga kesucian lahir bathinnya. Subhanallah.



Sob, masa muda hanya kita alami sekali seumur hidup dan tak akan pernah kembali. Maka dari itu mari kita sama-sama membangun hal-hal yang positif dan membuat hal yg bermanfaat untuk masa depan kita kelak. Kalau sudah menyesal di masa tua maka tak akan ada gunanya. Masa muda itu tak hanya terfokus buat mencari pendamping hidup tapi untuk menyambung hidup yang lebih berkah nantinya. Joker terus semangat ya!!



Pacaran yang di perbolehkan dan dapat pahala itu yang ini sobat :D => PACARAN : Perbanyak bACA al-quRAN. Nah, bakal tambah lebih kriuk-kriuk lagi nih seperti kerupuk kalau PACARAN di atas dilakukan. :D over all jomblo itu keren kalau kita pandai memaknainya dengan baik. Sebelumnya tidak ada unsur sok tau atau sok mengajari. Aku juga tidak memaksa Sobat untuk tidak pacaran karena pada dasarnya itu tergantung pribadi masing-masing, selagi kita tau itu benar maka lakukan, tapi kalau salah harus di tinggalkan. Saling mengingatkan itu penting termasuk mengingatkan diri sendiri. Ya kan Sob? sebagai bahan pencerahan untuk ke depannya.

aku jadi teringat sabda Nabi, "sampaikanlah kebaikan walau satu ayat."

Mungkin ini saja yang dapat aku sampaikan Sobat semua, semoga bermanfaat buat kita kedepannya dan pastinya kita tetap harus menjaga diri kita sebaik-baiknya, jangan sampai mengecewakan orang tua dan berusaha untuk berbubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya. Yang jomblo or joker yakinlah yang terbaik itu pasti bakal datang pada waktunya.Wassalam.


Tulisan ini diikutsetrakan dalam

1 komentar:

  1. haha, aku jomblo aku jomblo wkwkwk, tapi perasaan untuk dimiliki dan memiliki itu pasti ada kan ? iya kan iya kak ? iya deh iyaaaa haha

    BalasHapus