Rabu, 19 Oktober 2016

Holiday: Pasumpahan Island


Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh



Pasumpahan Island



Huufffttt.... ada apa dengan semalam?? Haha... mumet gak tau kenapa dan bikin aku jadi gak bisa tidur. Padahal capek banget, belum lagi pake acara mimpiin skripsi segala -,- bener-bener lah ya, pantas senior-senior pada manggil "skripsweet", kebawa mimpi eeuuyy.  Dan karena ee karena... ternyata  tidur kemaleman buat aku jadi telat bangun :( * edisi anak magang telat. Untung aja udah ditolongin ambil absensi cepet sama Etek Apri. Makasih Etek....

Sekarang lagi free job, semua kerjaan udah selesai dan orang-orang di kantor pada banyak yang pergi tugas karena lagi ngurusin bus dan jagain stand perpustakaan keliling KLHK  di Pustaka Wilayah Soeman HS. Alhasil di bagian Program sepi...hanya ada aku, Kak Inun, dan Kak Kissi.

Mumpung lagi kosong, aku mau share liburan ketika libur lebaran beberapa waktu yang lalu.Udah lama yaa... iya, emang udah lama. Belum sempat posting karena sibuk persiapan KKN dan setelah KKN disibukkan dengan magang dan akhirnya lupa mau posting tentang libur lebarannya. Sekarang udah ingat...hehe. Sayang kalo gak di share :P

Lebaran kemaren, aku bersama keluarga alhamdulillah berkesempatan berlibur ke kampung halaman. Dimana lagi kalau bukan di Payakumbuh, ketemu saudara dan pastinya ketemu sama Nenek. Pengennya sih berlibur ke tempat yang baru dengan suasana, budaya, daerah dan jajanan kuliner yang baru. Cuma apalah daya kan, bisa berlibur aja udah syukur-syukur banget. Ya gak??

Karena liburannya di kampung, udah pasti bakal jalan-jalan melalang buana gak jauh-jauh dari sana. Belum lagi jatah waktu libur yang singkat banget. Kami memilih berlibur ke pantai. Ke pantai lagi??? Yaaapp, aku sama Fatimah minta pergi ke pantai, biarpun tahun lalu sebenarnya udah ke Pantai -,- Pantai itu.... look so beautiful, very comfortable, no words can describe how so soooo awesome-lah pokoknya. Gak bosan-bosannya untuk dinikmati bareng orang-orang tersayang, yuhuuuuu~~~

Perjalanan menuju ke Pantai sebenarnya gak memakan waktu yang lama dari Payakumbuh ke Padang. Cuma karena macet berkepanjangan, jadi memakan waktu yang cukup lama selama diperjalanan. Belum lagi untuk istirahat makan dan Sholat, maka akan berhenti dulu. Kalau mau jalan-jalan di Sumbar udah pasti harus nyiapin jadwal yang enak, kudu punya waktu yang fleksibel dan duit yang cukup. Mana tau ada yang pengen menginap di tempat tujuan wisata agar besoknya bisa puas bermanja-manja badai atau kalau gak ingin kena macet dijalan memang harus berangkat yang cepet agar tidak kena macet. 

Tttsaaaaaahhh....Pantai yang kami kunjungi adalah Pantai Carolina di Kecamatan Bungus Kota Padang. Berangkat dari Payakumbuh sekitar jam 8-nan pagi. Sampai di Pantai Carolina sekitar jam 2-an siang. Lama kan?? Gak banyak yang kami lakukan disana, cuma duduk-duduk sambil makan dan menikmati keindahan pantai. Pantai Carolinanya rame banget, pantainya penuh sama pengunjung... namanya musim liburan ya...haha.

Gak terlalu berlama-lama, karena dengar-dengar Pantai Caroline dekat dengan Pulau Pasumpahan, Pamutusan, Sikuai, dan pulau-pulau kecil yang indah lainnya, kami mengajak Papa buat pergi ke pulaunya juga.

Namanya juga liburan yang tidak direncanakan, maka Papa pun coba bertanya-tanya dengan orang sekitar gimana caranya biar bisa pergi ke Pulau. Setelah dapat info, maka sepakat mau pergi ke Pulau Pasumpahan aja dengan menaiki (sewa) speedboat. Uang sewanya udah termasuk PP kok. 

Waktu tempuh dari Pantai Caroline ke Pulau Pasumpahan menggunakan speedboat  memakan waktu sekitar 20 menit. Menyenangkan banget setelah sekian lama tidak naik speedboat. Hihi. Dan ini adalah perjalanan laut pertama mungkin ya buat adik aku si Rara. Waktu itu umurnya masih 7 bulan, Ibu sempat pengen tinggal dan gak mau ikut karena takut Rara sakit kena angin laut, tapi Papa nyuruh ikutan aja. Alhasil semua pada cussss ke Pulau Pasumpahan. Rara pun kelihatan menikmati dan senang...Yeeeaayy!!


Di dalam speedboat 

Dan akhirnya kami sampai di Pulaunya, eksotis dan diapit oleh pulau-pulau kecil lainnya. Lautnya seperti punya sisi tiga warna (gradasi) dari tiap-tiap pulau. Pasirnya putih dan halus, gak pakai alas kaki pun sambil lari-larian gak bakalan sakit. Memang amazing banget Tuhan menciptakan segala sesuatunya, dengan melihatnya saja udah bikin hati rasanya adem. Ada birunya laut, ada hijaunya pulau-pulau. Apa lagi kan yang kurang? :")

Ketika baru sampai di Dermaga Pulau Pasumpahan
Bersama kedua adikku


Saat itu Pulau Pasumpahan sedang rame-ramenya dikunjungi wisatawan. Sempat bingung kudu main air dimana,haha. Di pulau ini kata abang speedboatnya ada bukit setinggi 100 m, kalau naik ke atas bakal nampak pemandangan yang cantik. Cuma aku bareng keluarga memilih tidak mendaki, karena badan yang juga lagi capek, belum lagi bukitnya sedang licin karena baru siap hujan, waktu pun juga gak banyak buat mendaki. Pantas saja banyak tenda-tenda, soalnya para traveler lebih memilih untuk berkemah untuk bisa menikmati alamnya dengan puas. :)


Penampakan  palang nama Pulau Pasumpahan


Nah, bagi yang pengen berfoto-foto untuk mengabadikan momen bersama, di Pasumpahan punya banyak view atau spot foto yang keren-keren. Dimana pun tempatnya keren kok buat foto-foto. Jangan lupa ya, kemana pun pergi kudu stand by kamera. Minimal kamera hp udah cukup kok. 


Ahmad, Ibu dan Rara
Di Pulau Pasumpahan


Sayang banget, pulau dan pantai seindah ini gak nyebur-nyebur atau mandi-mandi, ya kan???Huhu... kami memilih gak nyebur di laut. Mengingat kagak bawa baju ganti dan air buat bersih-bersih di lokasi yang minim. Jadi cuma main-main nyemplungin kaki, foto-foto, makan, dan lari-larian doank. Hahahhahha. 


Adik-adik


Selfie bareng fams


Ada ayunan dari kayu juga yang bisa dijadikan tempat untuk berfoto-foto. Walaupun hanya dari kayu biasa yang dibuat sederhana, not bad kok. Dengan ada ayunannya maka ada daya tarik dan jadi punya keunikan tersendiri. Harapannya bisa dibuat ayunan yang lebih cantik lagi.


Bersama Fatimah


Background diatas dermaga

Setelah puas bermain, sekitar jam lima sorean kami kembali. Waktunya sih kurang untuk bermain puas-puas karena nyampe di lokasi udah telat banget karena macet. But, so far...it was very interesting holiday and helped me to forget about something, badmood and anything else :")

Bersama Ahmad di Pantai Caroline


Aku bersyukur, masih bisa menikmati kebersamaan dengan keluargaku,menghabiskan waktu bersama, tumbuh bersama, makan bersama. Karena, tidak semua orang mempunyai kesempatan untuk tetap bisa selalu bersama dengan keluarga yang mereka cintai.

Begitu pun aku, momen bersama keluarga adalah momen yang sebenarnya memang harus diciptakan bersama. Karena akan ada datang masa, dimana kita pasti bakal berpisah dengan mereka. Entah itu mungkin jarak ataupun kehilangan abadi kelak. Jadi, manfaatkan lah kesempatan kebersamaan yang didapat kini dengan orang-orang yang kita kasihi, 

Aku merasa, bukan hanya aku, tapi kita.... semakin kita dewasa, kita semakin sibuk dengan dunia yang kita jalani, ditambah lagi ketika jarak antara orang tua dan anak terbatas. Momen kebersamaan sangat jarang dilakukan,sementara waktu akan terus berjalan. Kesibukan bertambah dan usia pun semakin menua. Jadi, terus lah bersama dan mendoakan orang-orang yang kita kasihi :) Wassalam.

Di pantai Caroline











Yang menulis tidak lebih baik dari yang membaca

Tidak ada komentar:

Posting Komentar