Senin, 23 Desember 2013

Seharusnya Aku Gak Percaya

Assalamualaikum Sobat semua dimana pun berada :))

Saat ini aku ingin share pengalaman aku Sobat, tapi aku gak berani mengutarakannya secara langsung pada Sobat sekalian, aku hanya berusaha memberikan kata-kata yang mengisyaratan pengalaman aku yang sudah-sudah. Pengalaman ini ya udah pernah aku ceritakan kepada beberapa teman akrab sekaligus sahabat-sahabat aku yang cewek.

Setiap orang pernah merasakannyalah, pernah memberi dan pernah menerima tapi hati gak ingin menerima. Yaa itu lah pengalaman aku, jahaha ;D. Di saat aku have fun dengan kehidupan baru aku, di saat  aku udah bikin seabrek target aku untuk di masa yang akan datang dengan beberapa landasan prinsip-prinsip-hidup aku. Dan pada saat itu tau gak apa yang terjadi Sob? muncul moment tambahan hidup baru yang gak pernah disangka-sangka dan merasuk kedalam lembaran-lembaran kehidupan aku. Aku emang memiliki niat, tapi niat itu datang secara tiba-tiba dan aku gak punya persiapan.

Disaat itu aku berpikir, doaku yang asal-asalan di ijabah Allah ternyata. Siapa yang gak senang dan bahagia coba?? aku punya prinsip untuk hal yang satu ini dan agak sedikit berhati-hati dengan moment tambahan baru ini. Prinsip aku untuk hal ini adalah jangan sampai masuk ke lubang yang sama. Yap, aku udah punya pengalaman berharga waktu dulu atas kejadian yang menimpa aku sekarang.

Pengalaman waktu dulu itu yaaa juga datang secara tiba-tiba, ketika itu aku selalu diberi dorongan, semangat, senyuman dan itu aku lihat dengan mata aku sendiri. Dulu aku gak pernah berharap ada moment seperti itu datang. Tapi di saat aku cuek dan tak ingin melirik, moment itu selalu muncul dan mendekat seolah-olah mengikuti aku kemana pergi. Semua orang yang ada disamping aku memberikan pandangan tentang moment itu,mereka yakin kalau itu lah yang terbaik untuk ku. Aku pun mengikuti alur dengan lancar, dan lama-lama aku mulai terbiasa akan hal itu, bahkan terbawa ke perasaan. Tapi siapa sangka, di saat aku percaya dan yakin malah moment itu yang memanfaatkan kepercayaan aku selama ini, di putarnya 360 derajat apa yang aku pikir. Di saat itu aku rapuh, aku tinggalkan begitu saja moment yang pernah menjadi salah satu masa-masa baik dan indah yang ada di hidupku, tapi menjadi salah satu meoment yang paling terburuk yang pernah aku rasakan dalam sejarah hidupku. Dan itu sangat aku ingat dan mungkin gak bakal aku lupain sampai kapan pun.

Tapi dari pengalaman itu aku sempat bersumpah, gak akan mau bertemu orang yang ada di dalam moment itu, aku gak akan sudi lagi melihat segala hal yang tertuju pada moment itu. Tapi kehendak Allah lain saat ini Sobat, orang yang ada di dalam moment itu sekarang ada di depan mata aku, udah tiga tahun rasanya moment itu berlalu dan ketika aku melihat itu dengan tiba-tiba sontak membuat aku kaget bukan kepalang, semua hal yang aku usahakan untuk menghindar itu ternyata nihil, nih buktinya bertemu lagi malah tiap hari. :D

Sob, yang menyedihkan lagi, sekarang moment itu menimpa aku untuk ke dua kalinya. Aku gak tau kenapa, aku udah berhati-hati akan hal itu semua, tapi semuanya berjalan begitu cepat tanpa memberikan aku sedikit kesempatan ataupun peluang untuk mengetahuinya lebih awal. Kenapa?? kenapa moment yang seperti ini terjadi lagi ? kenapa orang yang ada di dalam moment aku itu tiba-tiba masuk tanpa memberikan tujuan yang jelas. Saat aku gak percaya akan hal yang terjadi, moment itu selalu ada, selalu dekat hingga membuat aku melupakan masa-masa yang buat aku terpuruk dulu. Aku senang dengan moment seperti ini, saat moment itu hilang timbul aku selalu kangen. Tapi saat itu aku masih kurang yakin dan belum bisa percaya.

Dan kini, di saat aku percaya, disaat aku membuka mata, moment itu mengatakan hal yang membuat aku tak bergeming sedikitpun hingga tak sadar aku meneteskan air mata. Jadi apa yang selama ini terjadi? apa semua maksud dari kata-kata itu? untuk apa semua yang moment itu lakukan?? fuiihhh...ternyata gak ada artinya sama sekali. Dia mengatakannya seolah-olah tak tahu apa yang aku rasakan,berkata-kata seolah-olah aku bisa nerima kenyatan. Gak tahu kah dia maksud dari semua moment, setiap moment yang diberikan sangat berarti bagi cewek. Seharusnya jangan melakukan sesuatu yang terlalu berlebihan dulu. Dan sekarang aku benci kebohongan ini. Sekarang aku malah gak tau mau ngapain, aku benci dengan keadaan sekarang, aku malu dengan keadaan yang aku alami, aku benci untuk melihat semua yang tertuju padanya.



Sob, aku ingin pergi lagi dan meninggalkan moment itu, tapi saat ini aku terpenjara oleh kata-kataku  sendiri terhadap moment itu. Semuanya hilang kendali gak karuan. Saat ini aku di haruskan untuk tetap stay. Aku ingin coba, tapi takut kecewa :(

Aku harus BANGKIT!! buat kesibukan baru, buat aktifitas-aktifitas baru yang membuat au melupakannya, HARUS!! aku gak mau kayak gini terus, Muthi bantu aku yaa :* aku ingin  nulis-nulis lagi dan aktif ngeblog postingan lagi,,, awalnya aku sempat malas posting blog gara-gara ngeladeni moment yang ternyata jadi sampah dalam hidup aku sekarang. Tahun 2014 bakal datang, I hope next year is better than this year.

Mungkin sobat yang baca susah mengerti kata-kata aku diatas, tapi itu lah curahan hati aku sekarang.  Mudah-mudahan moment itu gak ngebaca semua ini... :D Wassalam :*

1 komentar: