Minggu, 20 April 2014

Galau, Cukup Lakukan Ini!

Assalamualaikum Sobat ceria, sudah satu bulan agaknya aku gak ada posting apapun. Kangen. But I’m come back now. Oh iya, masih ingat gak tahun-tahun kemaren yang lagi jaman-jamannya galau? Pastinya ingat dong. Dulu tu galau dimana-mana booming, sampai-sampai di acara hiburan televesi pun mengangkat tema-tema galau. Wiiiiiyyy, pokoknya ramelah. Sampai-sampai banyak orang yang secara gak langsung dapat berekpresi dan berkreasi dengan ungkapan dan untaian kata-kata yang nge-galauin banget. Mulai dari puisi, kata-kata mutiara, berbalas pantun, dll.

Lama-lama musim galau pun tampak memudar. Ya gak? Yap, waktu itu musim langsung berganti ke musim alay yang aalaaaay banget. Liat aja tuh Sob! Mulai dari gigi yang dipagarin padahal giginya cantik rapi, kaca mata jadul, gaya-gaya foto nunjuk depan bibir :D, dan masih banyak lagi contoh-contoh kealayan yang terjadi. Whahahha.

Ok, kembali ke galau! Walaupun sekarang jamannya galau gak terlalu “duuaaaaar”. Tetap saja kegalauan masih dan pastinya  dirasakan oleh sumua orang pada saat-saat tertentu. Nah, bagaimana cara mengusir Si Galau biar gak mengusik ketenangan kita? Nih, aku kasih beberapa cara ala campur sari. Walau sepenuhnya kegalauan itu rada susah hilang, tapi setidaknya bayang-bayang si galau dapat memudar dan sedikit mampu untuk menentramkan hati dan jiwa yang terbelenggu. Azeeeeeh :D

     1. Luapkan segala perasaan dan emosi

Sedikit banyak, sebagian dari kita kalau galau itu banyak yang dipendam dalam hati. Galau kalau dipendam-pendam bakal bikin tertekan. Luapkan! Kalau ingin menangis maka menangislah jika hanya itu satu-satunya cara yang bisa membuat hati terasa lebih lega. Galau itu bukan hanya masalah cinta, masih banyak lagi sekelumit masalah yang dapat membuat orang galau. Nah, tapi yang lebih ngena itu biasanya galau soal “ Ce I En Te A“ à CINTA.

Eh,satu lagi nih. Kalau ingin meluapkan perasaan dan emosi ketika galau jangan ada piring terbang atau sepetu melayang. Lakukan aja minimal satu hal yang bisa membuat hati terasa lebih rileks dan itu bersifat postif. Jangan meluapkan perasaan atau emosi ke hal negatif. Aku kasih lagi contoh nya cara untuk meluapkan emosi, kalau mau, boleh juga pergi mendaki gunung lewati lembah  terus teriaklah sepuasnya, sekerasnya dan keluarkan segala uneg-uneg yang bergejolak, yang mengganggu pokoknya keluar dan keluarkan sekeluar keluarnya sampai hati dan pikiran fress kembali. Gimana, mudahkan?? :D

     2.   Curhat

Biasanya kalau orang yang dekat dengan media sosial, dianya bakal ngungkapin pada media sosial dalam bentuk status. Eh, biarin aja mereka curhat dalam bentuk status, itu salah satu bentuk ekspresi untuk meluapkan perasaannya juga loh. Jangan lupa di (y) dan di komen juga :D

Curhat ke teman, sahabat, atau kerabat, adalah salah satu cara ampuh untuk meringankan sedikit dari kegalauan yang diderita. Ini fakta, galau dikit cerita ke temen. Rata-rata orang yang galau pengen diperhatikan pengen direspon, jadi kalau temennya galau dan dia cerita ke sobat jangan di acuhin nanti dia down dan kegalauannya akan meledak. Dan itu bisa berdampak buruk pada psikologinya (Aiiihh, lebay :D)
Tapi kalau Sobat merasa masih belum puas curhat ke teman, mending langsung curhat aja sama Tuhan. Walau bagaimanapun hanya Tuhan yang mengerti keadaan kita karena Dia yang menciptakan kita dan hanya dia yang pada dasarnya dapat memberikan kita jalan keluar terbaik. Angkat kedua tangan dan tengadahkan ke atas langit, curahkan segala perasaan yang membelenggu karena sebaik-baik pendengar ya hanya Tuhan kita Sang Maha Pendengar J

     3. Buat kesibukan

Ini penting nih Sob, kalau kerjaan tidur,bangun, mandi, boker, makan, tidur, bangun,mandi dan berkelanjutan terus seperti itu, ditambah lagi ngelamun. Dijamin si galau yang ada gak akan pernah beranjak dari sisi. Makanya butuh suatu aktifitas yang menghibur, menyibukkan, dll. Kenapa? Kalau kita sudah have fun dengan suatu kegiatan dan kesibukan pasti bakalan lupa tuh dengan si galau dan gak bakal mikirin galau lagi.
Kalau merasa gak punya kesibukan atau kegiatan yang berarti ya ciptakan! Misalnya pergi jalan-jalan, aktif organisasi, kumpul bareng teman-teman, pergi ke toko buku dan beli buku untuk dibaca, beres-beres rumah, buat suatu masakan yang belum pernah dibuat sebelumnya dan sebagainya. Pokoknya buat aja suatu kesibukan, blogwalking bisa juga tuh :D

      4.  Baca Al-Quran

Kalau ingat galau dan Al-Quran aku jadi teringat dengan wali kelas aku semasa SMA bernama Buk Irdaningsih, salah satu guru pengajar Kimia aku. Aku suka sikap disiplin dan ketegasan guru aku yang satu ini. Bagaimanpun ia selalu sabar mengajari kami hingga Buk Irda pernah bilang “Apa yang gak kalian ngerti bilang sama Ibu, Ibu ajarin kalian sampai pandai, kalau perlu pas jam makan siang pun kalian minta ajar, ibu pasti mau ajarin kalian asal kalian pandai.” Sumpah terharu kali lah aku dengar buk Irda ngomong begitu, terima kasih buk guru J. Dan juga marah-marahnya yang selalu diselingi kata-kata motivasi yang sering membuat aku merasa tergugah. Guru yang waaaah banget dah.

Mengapa baca Al-Quran??  Asal muasal kenapa membaca al-quran awalnya atas saran dari buk Irda . Kala itu upacara senin pagi sedang di gelar di lapangan sekolah, kebetulan buk Irda sebagai pembina upacara. Aku lupa topiknya membahas tentang apa,  secara keseluruhan ketika  amanat dari pembina upacara yang aku ingat ketika itu buk irda ada berbicara mengenai “galau”. Ada satu kalimat yang aku ingat dari buk Irda kurang lebih seperti ini, “Anak muda sekarang itu terlampau banyak galau, sehingga belajar dan aktivitasnya banyak terganggu, salah satu cara hilangin galau  bacalah Al-quran, membaca Al-Quran bisa menentramkan hati, pikiran dan jiwa bagi mereka yang mempunyai niat ingin berubah dan bla bla bla....” Seperti itu Sob.

Nah, aku sudah mempraktekkannya Sob. Saat aku lagi galau (Aciiiiiiieeeee) aku coba mengamplikasikannya pada diri aku sendiri, aku baca, aku hayati dan aku niatkan bukan hanya sekedar untuk hilangin galau tapi juga untuk beribadah dan mengingat Allah, karena tak terasa semakin aku besar dan bertambah umur aku malah semakin kurang mendekati-Nya, lebih asik dengan dunia yang fana ini. Maafkan aku Robb O:) Nah, aku pun merasakan suatu yang luar biasa pada diri aku, coba aja deh Sob. Terus lama-kelamaan aku baca Al-Quran bukan karena galau lagi sekarang udah menjadi bentuk aktifitas yang harus aku jalani untuk makanan rohani sehari-hari. Ntah kenapa kalau gak baca terasa ada yang hilang aja.

Nah, itu dia Sob pentingnya mencoba. Yang awalnya malas, yang awalnya hanya sekedar ingin hilangin galau yang tiap hari dulu sering datang eeeeeh gak nyangkanya udah jadi kebiasaan aja. Galau gak galau tetap baca Quran. Nah, Sobat mau coba. Ayuuuuk silahkan. Selamat mencoba 

Sekian dulu ya, semoga bermanfaat.

7 komentar:

  1. cieeeeh. lelek posting dang, haha. ayooo jangan galau trus :p

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Wohoo lumayan nih buat ngilangin galau :v

    BalasHapus
  4. kalo galau....biasanya nulis sambil ngga sabar nunggu malem buat nangis-nangis setelah sholat hehehe post-nya keren! :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih yaa :D
      ashima tau ajaa , hehe

      Hapus