Senin, 21 April 2014

Hari ini di Hari Kartini

Assalamualaikum Sobat, semoga kabar baik juga ya pastinya. Dari pagi ngampus baru bisa pulang sekitar jam lima kebayang gak tuh capeknya. Fuuiiicccchh !! Hari ini ada kabar gembira , hehe. Sebelum ke inti aku mau cerita dulu dikit ya, aku di ajak nih sebelum hari H sama si Putri temen sekelas aku untuk ikut "Diskusi Rumput" alias debat untuk memperingati hari Kartini yang acaranya diselenggarakan oleh HIMAKOM (Himpunan Mahasiswa Komunikasi). Awalnya aku gak ada rasa ketertarikan untuk ikut lomba yang berkutat di bidang debat. Jujur aku tidak pernah sama sekali ikut debat, apalagi aku juga sadar kelemahan aku dalam berbicara. OK kalau soal PD aku gak ragu lagi tapi kalau soal ngomong itu loh aku masih perlu dan banyak lagi untuk belajar. Setelah pikir-pikir sejenak akhirnya aku mau. Saat aku bilang mau yang ada dipikiran aku ya ikut apa salahnya, nambah pengalaman terus coba-coba. Mana tau seorang Laila bakal berubah kalau dalam kondisi debat, hehehe.

Ternyata walaupun yang ikut berpartisipasi hanya 7 kelompok, jangan dianggap remeh. Sebelum kelompok kami maju, kami yaitu aku, Ica, Putri berkesempatan melihat debat yang tampil pertama. Itu sumpah keren banget debat nya. Debatnya seputar tentang wanita yang temanya bervariasi dan harus cabut undi dulu.Ada tema tentang wanita sebagai pemimpin, wanita berpolitik, wanita yang melanjutkan pendidikan tingkat lanjut tapi berkeluarga, dan wanita karir. Kerennya di atas paggung debat itu rata-rata adalah orang yang hebat publik speaking-nya pastinya aku sangat jauh berada diatas kehebatan mereka. Ntah kenapa disaat mereka ngomong aku jadi berpikir, ternyata aku masih banyak kekurangannya, masih harus belajar, masih harus banyak membaca untuk nambah wawasan dan pastinya harus lebih cermat terhadap kata-kata yang keluar dan sesuai alur.

Memang benar gak semua orang dapat ngomong secara lancar, tapi setidaknya dari debat ini aku ingin berusaha dan ingin mlihat bagaimana potensi aku di bidang publik speaking. Dan engg iii engggg seorang Laila ternyata gak berubah saat ikutan debat. Jujur kalau leader yaitu si Putri hebat kalau dia ngomong, Ica juga omongnnya mantap walau rada slowly. Laaaah aku, yaa sepertinya masih harus banyak belajar. hehe. Selama debat aku belum bisa ngomong panjang lebar, omongan aku terlalu singkat dan moderator pun sering bilang, "udah, itu aja?? waktu masih panjang" Haaaaaaiikkksss, aku merasa gimana gitu. Sebenarnya masih pengen ngomong karena masih ada yang belum tersampaikan tapi ya gitu lah kekurangan aku, susah ngeluarin argument ke dalam bentuk aktif. Susah merangkai dan ngeluarin kata-kata yang pas. Babak pertama pun akhirnya kami lalui, melihat kelompok debat yang lain sempat terbesit di pikiran Putri, aku dan Ica kalau kami gak bakal lulus babak pertama. Aku sempat mau bilang dalam hati "Maafin aku yang gak total ya wooiiii." :(

Break isoma (Istirahat solat makan) pun selesai di siang hari yang panas ini. Kabar baiknya alhamdulillah keluar pengumuman kami lulus putaran pertama. "Yeyeyeye" sorak aku bersama Ica dan Putri. Kami sempat bilang begini "Weiiii, ngomong apa nanti kita, gak tau haaa mau ngomong apalagi,"hahha. Putri pun segera pergi cabut tema di suruh panitia, kami sih dapat tema wanita sebagai pemimpin dan harus kontra. Yang nganunya ternyata kami beradu argument dengan kakak senior yang tentunya lebih jago. Ya, babak kali ini kami lalui gak jauh beda dari sebelumnya. Mungkin suasana yang tegang aja yang udah pudar. Pokoknya udah prediksi juga gak bakal masuk babak final,hehhe. But, alhamdulillah debat yang awalnya kami ikuti hnya untuk sekedar mencari pengalaman dan ikut berpartisipasi membuahkan hasil. Walaupun juara satu gak ditangan, juara tiga pun jadi dan alhamdulillah tim debat kami kelas 2D dapat juara ke-3. Yeyeyeye.

Tadi habis dengarin pengumuman menang lomba sekitar jam 3 an, aku dan temen-temen aku langsung go ke gedung baru ikut kuliah, wiiiii.... capeknya dan panasnya. Gak konsentrasi lagi ngikutin perkuliahan, temen yang lagi presentasi makalah juga aku acuhin, gak nanya dan gak juga ngasih pendapat apapun. Yang aku tau cuma satu saat itu, gerah dan ngantuk. Yap, ngantuk benget, kepala terasa berat plus rada sakit denyut-denyut gitu. Malah naik betis aku kambuh lagi. Biasanya naik betis itu datangnya malam, lah sekarang tumben sore, padahal tadi gak ada lari-lari tau gimana. Sakit banget.

Walaupun capek, aku sempetin kok untuk posting tentang hari ini. Soalnya hari ini adalah pengalaman pertama yang membuat aku merasa tertantang soal debat. Intinya aku masih harus banyak belajar lagi. EEhhhmmmm. mikirin nanti malam masih banyak aktifitas yang bakal aku jalani. Nanti sekitar jam tujuh aku harus pergi lagi nih, mau ngambil obat. Sumpah males kali ambil ntu obat yang jauhnya minta ampun. Mau suruh papa ambilin gak tega. Papa lagi puasa pastinya habis magrib mungkin aja capek mau istirahat. Masa harus bawa mobil lagi, padahal udah kerja seharian. Terpaksa deh, pergi ambil ntu obat naik motor aja, mau minta temenin ibu juga gak bakal bisa, adik sakit demam pulak. aku yakin adek aku ni demam karena terlalu aktif, mainnya di luar mulu, main sepeda lah, kadang bantu anak buah ambil pasir dan angkat-angkat batu bata, main lari-larian sama kawan mainnya si Dila anak Nte Upik yang kerja di rumah. Kadang aku sebel juga nih sama si Dila. Boneka aku selalu berserakan karena dia mainin, pokoknya rak-rak boneka aku ancur lah kalau adek aku si Mamat dan si Dila itu main. Haiiiissshh, sma siapa aku ambil obat nanti malam??? :(

Nah, ditambah lagi besok itu UTS fiqih, gileeee jam pertama pulak lagi. Gak tau mau belajar apa, lupa foto kopi makalah orang ni. Terpaksa deh belajar peke media lain. Padahal buka buku itu malas, searching juga malas, mending baca fotokopi makalah orang-orang ni, udah langsung ke pokok pembahasan. Beeeuuuh. Belum belajar haaa, malah tadi pulangnya sore, nanti pas ambil obat ntah jam brapa pulangnya. Doain aku sukses UTS besok ya Sobat!!

Sekali lagi selamat hari Kartini. Jadilah wanita-wanita yang membanggakan, bermanfaat dan berguna bagi diri sendiri, keluarga, bangsa, agama dan negara. Terima kasih juga buat Allah yang sudah memberikan kesempatan untuk kelas 2D mengecap kejuaraan yang kami raih hari ini O:) Pastinya Laila akan terus belajar dan mencoba.Semangat untuk perubahan lebih maju. Good luck!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar