Jumat, 11 Maret 2016

Semangat Teman!

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Teruntuk bagi seorang teman atau pun teman-teman diluaran sana yang sedang bersedih hatinya. Coba sadarkan dirimu, hidup yang kita jalani hanya sekali terjadi, setelah itu waktu dan usia akan merenggutnya setiap detik tanpa disadari. Memang, bukan kamu seorang saja yang mengalaminya, ada ribuaan atau bahkan jutaan orang yang juga sedang bersedih. Tapi jangan kamu jadikan kesedihanmu berlarut-larut hingga membawa kerusakan bahkan penghalang untuk masa depanmu.

Kamu… adalah wanita terhebat, yang kelak akan melahirkan generasi penerus kaummu. Yang akan menjadi tonggak dalam hangatnya kasih sayang dalam keluarga. Yang akan menjadi pembimbing untuk anak-anakmu kelak. Haruskah kamu sia-sia kan hidupmu?

Menangislah…. Menangislah sekarang!! Jika itu menyakitkan sesakit-sakitnya maka menangislah sepuas hatimu hari ini,tumpahkan segala keluh kesahmu tapi jadikan ini tangisan terakhirmu dan songsong hari esok dengan riang. Curahkan saja pada Rabbmu kalau kamu ingin bangkit dan ingin melupakan segala sesuatu yang membuatmu bersedih. Bukankah semangat dari dalam dirimu yang paling utama dan berkendali atas dirimu? Memang susah pada awalnya, tapi bila terbiasa akan mudah.

Teman, banyak orang yang kita anggap keluarga tapi malah seperti musuh. Ada yang kita anggap terkasih tapi ia berkhianat, ada pula yang kita anggap sahabat tapi bertopeng. Teman, mungkin memang bingkai malu sedang terpampang di depan wajahmu sendiri hingga kamu tak sanggup lagi menatap dunia akibat mereka. Tapi sekali lagi jangan! Jangan kau terus bersembunyi akan hal itu. Akankah kamu biarkan mereka menertawakan, membicarakan dan mengolok-olokmu seperti itu? Kamu perlu bangun dan menunjukkan sesuatu dari dalam dirimu. Perlihatkan pada mereka bahwa kamu bukan orang yang mereka maksud. Tunjukkan kalau kamu bukan seperti yang mereka pikir. Kamu dulu memang salah tapi kamu berhak untuk memperbaiki kesalahan itu. Kamu mampu berubah lebih baik, kamu mempunyai sesuatu yang tidak mereka tau dan mereka remehkan dulu.

Mungkin… tidak ada yang bisa lebih dipercaya kecuali percaya akan dirimu sendiri. Buatlah dirimu berguna, bukan hanya dihadapan mereka tapi dihadapan dunia. Your future is determined by what you start today. Sadness in your heart is an inhibitor of success. Avoid the prolonged grief, take heart, and take your chance as soon as possible. Teman, sahabatku… mari kita evaluasi step by step yang kita lalui, minus apa yang kita hilangkan dan positif apa yang harus kita tingkatkan. Tidak ada yang mengenali diri kita sendiri kecuali kita, diri kamu sendiri.

Kamu jangan takut tidak memiliki teman lagi sesudah mereka. Banyak orang diluaran sana yang mencari sosok teman yang baik dan saling menyayangi. Mereka memang bukan temanmu, mereka adalah orang yang menyia-nyiakan kamu dan mereka tidak pantas akan kamu dan kamu gak pantas akan mereka. Kamu yang terbaik, dan yang terbaik tidak pantas diantara golongan orang-orang munafik seperti mereka. Teman, sekarang kamu terbebas dari mereka, bersyukurlah kamu tiada lagi diantara mereka. Tuhan sudah menunjukkan kalau mereka so bad for you, mereka yang membuat kotoran diwajahmu tidak pantas lagi kamu harapkan. Muncullah dan perlihatkan kalau kamu memang yang terbaik dan buat mereka menyesal bahwa orang yang menyia-nyiakan juga pantas untuk menonton betapa sukses dan hebatnya dirimu kelak.  Nothing word to say ‘it is too late’ but you must say ‘it is me and I will show you next how good I’m’. Simple.

~~~Terntuk bagi seorang teman yang kini sedang bersedih hatinya karena sahabat yang mengkhianatinya. Untuk kamu terus bersabar ya…



Tidak ada komentar:

Posting Komentar