Showing posts with label Pendapat. Show all posts
Showing posts with label Pendapat. Show all posts

Thursday, 13 October 2016

Welcome Problem! Are You ready to be Finished?

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

                                                                                                                           
Well....hello everyone!! Semoga selalu tetap semangat ya dalam menjalani aktivitasnya. Saat ini aku sedang berada disela-sela waktu kosong dikantor, baru aja aku selesai ngerjain tugas dan saat ini masih belum ada kerjaan. Daripada bengong gak jelas, aku pengen nulis aja...hehe

Sekalian juga mau memuhasabah diri sendiri, pengen ingatin diri sendiri yang masih banyak kurang, salah dan khilafnya selama ini. Apa ada yang tertarik ikutan???:D Kalau ada yukkk merapat! Jangan bosan buat bacanya yaa....

Let’s!!!!!!

Pernah gak kita sadar kalau waktu begitu cepat berlalu. Yang dulunya kita masih kecil sekarang kita sudah dewasa, dulu kita masih sekolah SD eeh udah SMP aja, yang SMP gak nyadar udah SMA, yang SMA gak nyadar udah kuliah aja dan yang baru ngerasain jadi Mahasiswa baru eeh udah dipenghujung semester akhir :’) Contohnya seperti aku Sob, udah tuaa nee :D atau ada yang dari kecil langsung gede??? :D

Nah... gimana? Waktu terasa cepat kan? Padahal waktu tidak pernah bergerak cepat ataupun lambat. Waktu tetap berjalan sebagaimana biasanya. Bahkan kita juga tidak sadar banyak membuang waktu kita untuk hal-hal yang sia-sia, banyak melakukan kelalaian, hal-hal  yang tidak penting dan tidak mendatangkan manfaat. Daaaaan... kita semua baru sadar dan menyesal dikemudian hari.

Disela-sela waktu yang kita jalani, kita terus bertumbuh. Yang dari kecil kita hanya tau soal bermain dan belajar sekarang setelah dewasa kita lebih banyak tau hal-hal dari berbagai sisi, semua akan terasa lebih kompleks dan rumit. Mulai banyak tantangan, masalah dan sebagainya. Satu persatu kejadian baik itu tentang hal baik maupun hal buruk hinggap di dalam kehidupan kita. Tak lain itu semua adalah hal lumrah yang akan terjadi untuk menjadikan kita manusia-manusia  tangguh dan sukses dalam menjalani kehidupan.

Demikian,seharusnya kita bertumbuh dari hari ke hari semakin baik agar kita bisa lebih baik dan nyaman dalam menjalani keseharian. Right??

Tidak ada hidup yang tidak memiliki masalah, ketika perut kita lapar namun tidak ada yang bisa untuk dimakan itu adalah masalah. Ketika kita marah dan sakit itu adalah masalah dan ketika kita mencintai seseorang namun tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan itu pun juga termasuk masalah :D *hayooo baper, wkwk... dan masalah –masalah lainnya.

Dari rentetan tersebut, masalah tidak seharusnya membuat kita ciut dan memilih untuk bungkam atau mengakhiri kehidupan, karena masalah ada untuk dihadapi dan diselesaikan dengan cara yang tepat, bijak dan benar. Masalah adalah jalan untuk kita bisa belajar,memiliki pengetahuan, pengalaman dan menjadi lebih baik.

Pernah kah Sobat pada zona permasalahan yang begitu sulit?? Atau pernah liat temen, kerabat, sahabat, yang berada pada zona itu?? Aku rasa semua orang pasti punya  permasahalan dalam hidupnya. Namun ada yang tampak dan ada yang tidak tampak.

Yang tampak itu contohnya yang “Galau”.... haha....contoh sederhana aja sih. Kadang di medsosnya penuh dengan kata-kata sedih, sumpah serapah, entah karena marah sama orang lain, entah karena kecewa, ditipu, lagi sedih dan sebagainya. Sebenarnya medsos gak salah buat numpahin segala pikiran atau curhatan, toh medsos emang dibuat gunanya untuk itu. Coba deh liat di wall status, pasti tulisannya sebelum kita mengetik adalah "Apa yang kita pikirkan?" atau "Tulis sesuatu..." Jadi jangan salahkan orang-orang juga ketika mereka memilih media itu untuk ajang melampiaskan apa yang mereka rasakan walaupun kadang banyak yang melakukannya dibatas tidak wajar. Hufftt... dunia ya seperti ini :")

Yang tidak tampak mungkin contohnya adalah ketika seseorang yang hidup dalam keterbatasan, entah itu cacat, tertimpa musibah, ekonomi sulit , dll. Namun, dari keterbatasan itu ia selalu bersyukur, tersenyum ramah kepada siapapun yang ia kenal, berusaha, hidup dan pikiran yang selalu positif. Seperti hidup tanpa beban dan masalah, padahal dari yang tampak sangat memprihatinkan. Ya... dan ketika melihat mereka yang dalam keterbatasan ada satu hal yang aku pahami yaitu, meskipun mereka berada dalam permasalahan sulit dan keterbatasan, tapi....keterbatasan tidak membuat mereka terbatas dalam bersyukur, keterbatasan tidak membuat mereka terbatas dalam kesabaran, tidak terbatasnya doa, usaha dan harapan mereka untuk menggapai kesuksesan.

Mungkin Sobat-Sobat semua tau seorang motivator dunia Nick Vujicic yang mengalami keterbatasan fisik. Yaaa dengan melihat Nick pasti kita akan berpikir dia tidak dapat melakukan apapun dengan hidup seperti itu. Tapi siapa sangka, ia menjalani hidupnya dengan sangat normal bahkan terbilang sukses besar. Ia adalah seorang akuntan, memiliki perusahaan, hobi berenang, motivator dunia, bahkan ia memiliki keluarga istri dan anak yang sangat mencintai dan mendukungnya.

Aku juga pernah memiliki masalah yang membuat aku sedih tapi kesedihan yang aku alami tidak ada artinya jika dibandingkan dengan permasalahan dan keterbatasan yang dimiliki oleh Nick. Aku ngerasa gak pantas untuk berlaku tidak adil terhadap diri sendiri disaat aku yakin aku pasti mampu mengatasinya. Karena keterbatasan itu juga bisa kita sendiri yang ciptakan bukan keadaan. Tapi ada hal yang masih teringat jelas, seorang sahabat pernah mengirimi aku pesan singkat yang ia kutip dari kata-kata Khalifah Ali Bin Abi Thalib, yaitu:

“Bukan kesulitan yang membuat kita takut, tapi ketakutan yang membuat kita sulit. Karena itu jangan pernah mencoba untuk menyerah dan jangan pernah menyerah untuk mencoba dalam amanah, keikhlasan dan kejujuran. Maka jangan katakan pada Allah aku punya masalah, tetapi katakan pada masalah AKU PUNYA ALLAH Yang Maha Segalanya” - 
Ali bin Abi Thalib
Kata-kata Khalifah Ali bisa kita jadikan pembakar semangat bukan??? atau sekalian refreshing, coba deh pergi ke suatu tempat yang adem, sejuk, dan berangin. Rasakan masalah itu sambil memejamkan mata, rileks... Rasakan dan hayati setiap masalah yang saat ini sukar dan sedang kamu hadapi!! Bagaimana?? angin terasa begitu ringan kan??. Nah, begitu juga masalah kita, seringan hembusan angin yang akan berlalu.

Kita memang harus yakin bahwa masalah/konflik dapat kita lewati, atasi dan kita selesaikan dengan baik. Betapa pun beratnya penderitaan dan sulitnya kehidupan. Ibarat bahwa malam akan berlalu, seiring dengan akan datangnya siang kembali.  Dan kita memang harus memperiapkan diri bila memang pada saatnya malam datang menggantikan siang kembali.

Semua yang berpangkal pasti akan berujung. Entah berujung baik atau buruk kita lah yang menentukan dan memainkan peran. Kita rajin belajar maka akan berujung dengan kesuksesan begitu juga masalah. Masalah pasti memiliki pangkal, tidak ada pangkal yang tidak berujung, jalani dan temukan sendiri, ujung atau akhir mana yang akan kita raih. Nah, sekarang ayooo...hilangkan kecemasan, hilangkan semua kekhawatiran, dan buang lah keputusasaan.

Allah berfirman: 
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo'a): "Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." 
QS. Al Baqarah (2) Ayat 286


Mungkin itu aja ya Sob, moga kita sama-sama bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, mampu membanggakan orang-orang yang kita sayangi dan mampu berbuat lebih hingga bermanfat untuk orang banyak. Usaha tidak pernah menghianati hasil kan?? Salam sukses dan bahagia buat kita semua...Caiiyoooooo!!!! Wassalam....














Yang memulis tidak lebih baik dari yang membaca


Friday, 11 March 2016

Semangat Teman!

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Teruntuk bagi seorang teman atau pun teman-teman diluaran sana yang sedang bersedih hatinya. Coba sadarkan dirimu, hidup yang kita jalani hanya sekali terjadi, setelah itu waktu dan usia akan merenggutnya setiap detik tanpa disadari. Memang, bukan kamu seorang saja yang mengalaminya, ada ribuaan atau bahkan jutaan orang yang juga sedang bersedih. Tapi jangan kamu jadikan kesedihanmu berlarut-larut hingga membawa kerusakan bahkan penghalang untuk masa depanmu.

Kamu… adalah wanita terhebat, yang kelak akan melahirkan generasi penerus kaummu. Yang akan menjadi tonggak dalam hangatnya kasih sayang dalam keluarga. Yang akan menjadi pembimbing untuk anak-anakmu kelak. Haruskah kamu sia-sia kan hidupmu?

Menangislah…. Menangislah sekarang!! Jika itu menyakitkan sesakit-sakitnya maka menangislah sepuas hatimu hari ini,tumpahkan segala keluh kesahmu tapi jadikan ini tangisan terakhirmu dan songsong hari esok dengan riang. Curahkan saja pada Rabbmu kalau kamu ingin bangkit dan ingin melupakan segala sesuatu yang membuatmu bersedih. Bukankah semangat dari dalam dirimu yang paling utama dan berkendali atas dirimu? Memang susah pada awalnya, tapi bila terbiasa akan mudah.

Teman, banyak orang yang kita anggap keluarga tapi malah seperti musuh. Ada yang kita anggap terkasih tapi ia berkhianat, ada pula yang kita anggap sahabat tapi bertopeng. Teman, mungkin memang bingkai malu sedang terpampang di depan wajahmu sendiri hingga kamu tak sanggup lagi menatap dunia akibat mereka. Tapi sekali lagi jangan! Jangan kau terus bersembunyi akan hal itu. Akankah kamu biarkan mereka menertawakan, membicarakan dan mengolok-olokmu seperti itu? Kamu perlu bangun dan menunjukkan sesuatu dari dalam dirimu. Perlihatkan pada mereka bahwa kamu bukan orang yang mereka maksud. Tunjukkan kalau kamu bukan seperti yang mereka pikir. Kamu dulu memang salah tapi kamu berhak untuk memperbaiki kesalahan itu. Kamu mampu berubah lebih baik, kamu mempunyai sesuatu yang tidak mereka tau dan mereka remehkan dulu.

Mungkin… tidak ada yang bisa lebih dipercaya kecuali percaya akan dirimu sendiri. Buatlah dirimu berguna, bukan hanya dihadapan mereka tapi dihadapan dunia. Your future is determined by what you start today. Sadness in your heart is an inhibitor of success. Avoid the prolonged grief, take heart, and take your chance as soon as possible. Teman, sahabatku… mari kita evaluasi step by step yang kita lalui, minus apa yang kita hilangkan dan positif apa yang harus kita tingkatkan. Tidak ada yang mengenali diri kita sendiri kecuali kita, diri kamu sendiri.

Kamu jangan takut tidak memiliki teman lagi sesudah mereka. Banyak orang diluaran sana yang mencari sosok teman yang baik dan saling menyayangi. Mereka memang bukan temanmu, mereka adalah orang yang menyia-nyiakan kamu dan mereka tidak pantas akan kamu dan kamu gak pantas akan mereka. Kamu yang terbaik, dan yang terbaik tidak pantas diantara golongan orang-orang munafik seperti mereka. Teman, sekarang kamu terbebas dari mereka, bersyukurlah kamu tiada lagi diantara mereka. Tuhan sudah menunjukkan kalau mereka so bad for you, mereka yang membuat kotoran diwajahmu tidak pantas lagi kamu harapkan. Muncullah dan perlihatkan kalau kamu memang yang terbaik dan buat mereka menyesal bahwa orang yang menyia-nyiakan juga pantas untuk menonton betapa sukses dan hebatnya dirimu kelak.  Nothing word to say ‘it is too late’ but you must say ‘it is me and I will show you next how good I’m’. Simple.

~~~Terntuk bagi seorang teman yang kini sedang bersedih hatinya karena sahabat yang mengkhianatinya. Untuk kamu terus bersabar ya…



Thursday, 3 September 2015

Meme Riau Dikepung Asap





Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh


 
sumber: google
 
Pagi ini aku bangun cepet, semalam gak bisa tidur dengan nyenyak...huuffttt. Aku pun sekilas menuju jendela kamarku, aku singkap tirai jendela dan aku lihat suasana di luar. Seperti hari-hari sebelumnya... suasana yang putih bagai kabut. Aku bukannya lagi mimpi atau berada di suatu negeri kahyangan, tapi ini real loh Sob. Yang aku lihat itu pun sekali lagi bukan awan atau embun yang sedang turun, melainkan KABUT ASAP!!

Helooowww.... WTH!!!!!!

Kabut asap lagi ... kabut asap lagi. Tiap tahun ada kabut terus-menerus. Udah kayak ladang kabut asapnya Indonesia aja nih ya. Bukannya hutan Riau yang masih alami ini di jaga, eeehh....malah dibakar buat pembakaran lahan. Mending kalo yang punya lahan orang pribumi. Ini enggak, malah para ‘aseng’ dan ‘asing’. Makin memperburuk ekonomi ditambah lagi memperburuk lingkungan.

Luu tega banget yaa pemerintah Riau!! Lu biarin semua hutan kita habis dibakar sampe beratus-ratus titik panas 'hospot' tersebar di berbagai daerah. Emang lu kira hutan bisa tumbuh dalam sekejap apa ya. Mana sanksi tegas kalian, mana punishment bagi pembakar hutan?? ntar kalo hutan kita gundul mau apalagi. Anak cucu kita mau hidup macam manee?? Udah sumpek, rapet, panes, polusi udara, polusi suara. Arrhhgggghh... memikirkannya saja udah pengapp ni otak. Apalagi langsung merasakan begini.

Ini penampakan kabut yang aku foto jam setengah delapan pagi tadi dari atas rumah aku:

Dibelakang rumah ada asap


 Samping kanan asap,
Kantor PU Pemerintah yang deketnya sejengkal dari rumah aku aja kagak nampak noh

 Dari depan rumah asap lagi


 Disamping kiri rumah. 
Mesjid pun terlihat buram karena kabut asap



Aku marah... ntah marah sama siapa juga kagak tau, disisi lain aku cuma ingin hutan terjaga dan rakyat bisa hidup sehat, bukan dibelenggu dengan kabut asap ini. Apa dampak dari kabut asap ini??

Banyak!!!! 

Banyakk banyak....

Secara umumnya pertama, pastinya kesehatan kita terganggu akibat adanya kabut asap ini. Bagaimana tidak, yang punya penyakit asma, napasnya makin sesak. Yang lagi batuk makin parah. Contohnya adik aku si Mamat. Yang biasanya gak kena batuk dan pilek, sekarang batuk mulu. Iihh....sebel kali yaa...mau disalahin asapnya ya kagak mungkin. Yang mungkin disalahin itu ya yang bakar lahan, atau orang yang mengizinkan pembakaran lahan hutan tersebut.

Kedua, aktivitas terganggu. Jujur yaa... aku mau ke pasar buat belanja kebutuhan sehari-hari aja males karena liat kabut asap di jalanan yang tebel bingittzz. Mau keluar malas, jadi malas semua kalau mau keluar ruangan. Aku jadi takut buat terlalu banyak beraktivitas diluar ruangan jadinya. Belum lagi debu jalanan yang aduhai polusinya + kabut asap yang tebel. Gak taulah udah berapa persen polutan yan ada di jalanan itu, RATUSAAANN!!! Mending kalo yang pakek mobil, laaahh yang pakek motor?? Pakek masker pun kagak ngaruh.

Ketiga, proses belajar mengajar terganggu. Ini pendidikan loh... berapa banyak sekolah di Pekanbaru dan daerah Riau lainnya yang menghentikan proses belajar mengajar karena kabut asap ini??? Sekali lagi, RATUSAANN!!! Ratusan sekolah mengentikan aktivitasnya. Mulai dari PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan beberapa universitas memberikan kesempatan untuk mengehentikan sementara kegiatan belajar mengajar dan diliburkan sampai kabut asap  menipis. Beuuhh -.- mau belajar aja susah karena ni asap.

Jujur, aku merasa kayak di Sumbar kampung halaman. Kalau subuh itu, awan pada turun, kebetulan kampung aku berada di kaki bukit. Nanti kalau hari udah tinggi awannya hilang sendiri. Beda mah sama di Riau, Riau udah kayak negeri kahyangan diatas awan. Bedanya ini awannya kabut asap bekas pembakaran hutan. Weleeeeehhhhh..kapan lah ini semua berakhir. 

Sepertinya sanksi yang pemerintah berikan terlalu ringan dan tidak memberikan efek jera sama sekali. Seharusnya pemerintah yang bekerja untuk kebaikan negara bisa melihat dan mengevaluasi berbagai bentuk aktivitas masyarakat umum agar kejadian yang sama tidak terulang kembali. 

Timbul pertanyaan, udah berapa kali kabut asap ini terjadii??? 

Kali ini mungkin belum sampai RATUSAAANN!! cuma setidaknya pemerintah harus belajar dari pengalaman kabut asap sebelum-sebelumnya. Ini ma kagak! kabut asap terulang kembali mulu. Tapi jangan sampai sebanyak ratusan itu aja loh. Yang pasti kabut asap ini terjadi gak cuma sekali, tapi udah beberapa kali pada beberapa tahun terakhir.

Pemerintah daerah masih terlalu kurang tanggap dan gak memberikan efek jera terhadap pelaku pembakaran hutan di banyak titik Riau. Pemerintah pusat apalagi, masih acuh dan sibuk ajaa kepentingan yang lain.

Emang kami rakyat Indonesia pandai mengkritik, tapi setidaknya perhatikan masukan-masukan dan liat penderitaan rakyat. Jangan hanya kritik pedas dari rakyat dianggap sampah. Hanya segelintir orang yang bakar hutan. Tapi jutaan ekosistem dan jutaan manusia terkena dampaknya. Apa itu sebanding? Tentu tidak. Daripada karena Nila setitik rusak susu sebelanga mending basmi akar permasalahan. Kalo perlu kasih hukuman matiii!!!! Nyawa dibalas nyawa ma men...

Liat!! Mereka yang bakar hutan itu jutaan ekosistem yang mereka bunuh. Banyak makhluk hidup yang kehilangan tempat tinggal mereka dan akhirnya mati sia-sia. Dan pastinya kita gak akan tau gimana kedepannya kehidupan kita bila hutan tiada lagi sebagai paru-paru dunia. Apakah kita masih bisa hidup tanpa adanya oksigen??? 

Huufftt... rasanya berkoar-koar di blog pun pemerintah pun gak bakal baca. Setidaknya, aku mengeluarkan uneg-uneg dan apa yang ada dipikiran aku sebagai rakyat biasa yang hanya ingin kehidupan lebih baik. Not wrong, isn’t it??

Sekarang meme-meme lucu tengah bertebaran di jagat maya. Ini bisa membuka hati dan menyindir mereka-mereka yang bakar hutan. Tidak..sekali tidak...meme ini bukan tujuan untuk lawak-lawakan atau bikin ngakak. Meme ini sebagai cermin kalo kabut asap ini miris banget. Cermin dari potret kehidupan yang udah kagak sehat dan berpolusi. Meme ini untuk mengingatkan kita semua, menyadarkan kita semua. 

Sekaligus, meme ini menjadi rujukan bagi kita warga Riau dan orang lain agar menjaga alam.
 
Yang ketawa AWASSS.... tak tonjok!! Wkwk...kidding browhh....

Kabut asap Riau dianggap wisata


 Film Surga yang Tak Dirindukan berubah menjadi
Asap yang Tak Dirindukan -_______-


 Terlihat jelas perbedaannya memang


 VJ Marissa jadi Bidadari yang turun ke sungai Siak -.-


 Assalamualaikum Beijing berubah jadi 
Assalamualaikum Riau plus aktornya pakek masker
welllleeehh weleeeehh...


Semoga kabut asap ini cepat berakhir, mereka yang membakar hutan biarlah selamat dari hukum dunia sekarang, tapi yakinlah gak akan pernah selamat apalagi lari dari hukum Tuhan Yang Maha Esa. Moga hujan bisa turun mengguyur Riau secepatnya. Moga cahaya mentari bisa terlihat jelas dan terang kembali seperti biasanya. Aaamiin ya Robb

Wassalam :)  Melawan asap!!!

Wednesday, 26 August 2015

Apa yang Terjadi Sekarang??



Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Beberapa waktu lalu tepatnya hari senin kemaren, aku dan pacar nyempatin ketemuan setelah sekian waktu kagak ketemu-ketemu selama libur kuliah :’) Kangeen....

*cieeee pamerr......*

Bodoo amat..wkwk.. baru kalii ini kok pamer, jadii kagak usah sensian gitu yang baca. 

*emang ada yang baca?*

Lahh itu loe lagi baca ...kalo ada yang baca syukur, kalo gak ada yang baca.... whatever :p
 
Jangan cari gara-garaa ma men... 

Yang penting itu hati aku plong rasa nya. Jarang bisa ketemu kalo libur panjang kaya gini :’( bisa-bisanya kangen banget tuh ke dia, ntah pakek pelet apa dianyaa #kidding..ahahaha ... belum lagi tambah ngakak pas ketemu langsung liat wajahnya yang anneh, sumpah ngakak dalam hati...wkwk

Makasih ya udah menyempatkan waktu  my lope lope everything, dan makasih pagi-pagi itu dah aku repotin minta temenin pergi bolak-balik ke tiga buah bank :D Pokoknya seneng  bisa ketemu dan lepas kangen, suer deh baru kali itu aku kangennya kebangetan :D

Ada yang anneh juga sih selama liburan, temen-temen aku ntah ngapa ada beberapa orang yang kepo, wkwk... pada nanyain aku apakah aku putus dengan pacar aku atau enggak. Pas aku tanya balik kenapa nanya begonoan, mereka jawab, kalo status kami berdua aneh gitu. 

Bujuu buneeenggg....sebenernyaa aku mau bilang gini buat temen cowok yang nanya itu.

Napa?? Kamu mau daftar yaa?? Kamu mau gantiin dia ya? Kamu pengen aku putus ya dari dia??? kamu naksir aku ya??

Buat yang cewek,pingin aku bilang gini 

Napa?? Kamu mau aku putus ya dari dia ya? kamu suka dia ya? 

Tapi semua itu gak aku utarakan buat yang pada nanya...ahaha... Kidding doank kok. Pas mereka pada nanya aku putus/masih langgeng, aku cuma bilang gini,

Wess...ada yang mulaii kepo nih :D  Emang maunya gimana???

Yang fantastisnya, mereka jawab yang jawabannya rata-rata itu begini,,

Yaa berharap aja Laila dan Fazrinya tetap langgeng.

Yaa aku jawab Aaaminn lahh.... wkwk....

Masa status ajaaa dijadiin alasan buat nge-judge kami dah putus, wkwk. Kami masih langgeng toh, jadi doain ajaaa.... ya ya ya... lagian kelen kepo-an amat yaak...  jadi serasa artis aneee haa...

Laila kalo putus ntar pakek konfrensi pers, biar kayak artis ibukota. Kalo gak ada konfrensi pers berarti masih baek-baek aja... OK!

Mau membahas sesuatu nih Sob... banyak banget sekarang masalah-masalah yang tengah kita rasakan baru-baru ini, dan pastinya ini bukan aku aja yang rasakan. Semua orang pasti juga merasakannya.

Mulai dari problem ekonomi, situasi politik, sosial dan lingkungan, budaya, pendidikan, bahkan hiburan pun bisa menjadi sebuah polemik yang nyata sekarang. Apakah kini kita hanya bisa duduk diam? Membiarkan orang kikir meraup semua yang kita miliki?? Membiarkan kata-kata dan tindakan mereka terbius bak suntikan setelah itu kita pasrah mau diperlakukan seperti yang mereka mau??

Tentu TIDAAKK!! 

Sekali lagi kagakk RELAA Ampyuuuunnn dehh.

Kita semua sama-sama ingin maju, gak ada yang pengen miskin dan hidup melarat. Semua ingin hidupnya sejahtera dan makmur, tapi itu kini bakal bisa menjadi angan atau harapan kosong jika kita hanya begini-begini saja!!!

Baru-baru ini lagi hebohnya tentang nilai Rupiah yang anjlok hingga tembus lebih dari 14000-an/USD. Aku turut prihatin dan gak tau mau bantu gimana sebagai seorang mahasiswa atau rakyat supaya Rupiah kagak merosot mulu. Yang aku tau, yang harus mengambil alih agar situasi ekonomi berjalan seperti semula adalah pemerintah, bukan rakyat biasa seperti para petani, para pedagang kecil, para guru-guru, dll

 Sangat jatuh....

Hayoooo.... do something government!!  

Jangan salahkan situasi politik, Yunani, Tiongkok atau apapun. Lihat, evaluasi dan ambil gerakan cepat. Ini bukan waktunya untuk saling menghujat, mencemooh atau menyalahkan.. Pak Jokowi, katanya ini kabinet kerja, MANA KERJA NYATANYA!! Kenapa malah seperti ini? Pedagang besar merosot omsetnya, dan pedagang kecil terancam gulung tikar. Do do do do something!!

OK.... 

Sebenarnya masalah juga tidak hanya datang dari Rupiah saja. Rupiah itu ibarat sebuah fasilitas penunjang hidup. Kalau fasilitas penunjang hidup awut-awutan apalagi yang laen.
 
Ditambah kusut lagi dengan aksi para politisi, penguasa, pejabat, pengusaha besar yang kalap dan tergiur fatamorgana dan pernak-pernik dunia singkat ini. Berlomba-lomba menjadi penguasa, meraup keuntungan besar dengan cara korup, membohongi rakyat, bahkan main wanita pun dilakoni. Memainkan aset pemasukan uang negara, saling menjatuhkan dan menghina dan masih banyak hal keji lainnya yang tidak bisa disebutkan satu-persatu. Tapi tampaknya tak ada rasa bersalah dari bingkai wajah mereka ketika mereka ditetatapkan sebagai tersangka dan digiring masuk sel sewaktu wajah mereka terpampang di media televisi dan surat kabar. 

Apakah itu yang namanya URAT MALU yang sudah PUTUS? Atau memang hati mereka yang sudah GELAP??

 google
Masih sempatnya tersenyum disaat mereka udah salah menggunakan jabatannya.

Naudzubillahimindzalik... moga generasi kita tidak bobrok seperti ini kelak. Aaminn ya Robb...

Kini, kemeraut dari wajah ekonomi dan politik pun berdampak ke perubahan sosial dan lingkungan. Banyak orang yang menjadi penjahat dadakan, lingkungan juga dibabat habis untuk keuntungan lagi...

Di daerah tempat aku tinggal, udah gak asing lagi kejahatan terjadi. Ibarat kata, kejahatan bakal mengintai siapapun dan dimanapun. Belum lagi aksi pembegalan dan perampokan yang merajalela, gak cukup sampai disitu... bukan hanya motor yang menjadi target perampokan, mobil pun menjadi sasaran empuk bagi penjahat. Dimulai dari aksi pecah kaca mobil, merampok mobil yang sedang parkirpun juga. 

Rakyat terpuruk dan rakyat makin gak karuan!!! Suasana kian mencekam... belum lagi daerah tempat kami tinggal hutannya dibabat dan dibakar habis.
Dan lihat sekarang kota Pekanbaru.....

 Kota asap

Here we areee, kembali diselimuti kabut asap dari aksi kebakaran hutan pembukaan lahan lagi. Kini kami yang tak bersalah harus menghirup udara kotor lagi. Penyakit datang dan rakyat susah lagi.... Mana sanksi jera pemerintah terhadap mereka yang mencemari lingkungan??

Huufftt... lagi-lagii karena uang semuanyaa.... amboooooyyyy, hidup di negara sendiri aja susah dan ribetnyaaaaaaa gak nahan..

Belum lagi sekarang timbul dan ngetrennyaa ajang saling pamer kekayaan dikalangan atas, yang parahnyaa orang kismiinn pun gak mau kalah, udah kismin, sookk kayaa, belagu, hidup pulak lagi. Mending lu Syahrini, mungkin masih gue maklumi. Ini kagak, maaf....kebawa esmosiii neh.

Mampus ajaa deh lo!! NORAKK abiss...

Gak tau apa hebatnya, kalau mau pamer gak bakal ada habisnya. Diatas kita masih ada lagi yang lebih. Diatas langit masih ada langit... yang dipamerin itu bakal sampah setelah lu liat kalau ada orang yang lebih-lebih dari loe.

Budaya pamer, gadget canggih yang disandang kemana-mana, dan fashion ala western yang urak-urakan udah menjadi prioritas anak muda masa kini. Kadang terpikir juga, kok bisa ya kita itu berkiblat ke Barat, kenapa gak Barat yang berkiblat soal budaya ke kita??

Secara kita lebih agamis, bermoral, suka gotong royong, pakaian kita juga sopan, komunikasi formal dan nonformal kita lebih baik dan ramah. Tapi kenapa mereka??? kayaknya kita lebih berperadaban lah walau kemajuan teknologi mereka itu lebih canggih daripada kita.

*Mari berpikir*

Fashion mereka hanya pakek CD dan bra ditempat umum, kemudian dianggap gaul?? Kata mereka yang gaul , kalau sekarang itu jamannya gak makek baju dan gak makek baju adalah sebuah peradaban modern.

Lahhhhh.......

Berarti HEWAN jauh lebih modern donk sejak jaman baholakk dibanding kita. Ya kan??? Bener kan?? Soalnya yang kagak pakek baju itu kan hewan-hewanan.


contoh aja yaa Sobat....wkwk

Ntah teori dari mana itu?? Siapaa yang buat?? Oneng bangett yaaa....

Semua itu gak bakal terjadi bila pendidikan kita gak bobrok, yaaa...mungkin kurangnyaa penanaman edukasi sejak dini menjadi titik awal permasalahan. Pendidikan dan pemahaman adalah yang terpenting, guru itu bukan hanya disekolah, orang tua adalah guru, ibu yang melahirkan adalah guru, lingkungan adalah guru, pengalaman adalah guru. 

Sebaik-baik kita belajar adalah kepada guru. Cuma kadang kesalahan juga ada digurunya. Jujur, aku pernah punya guru yang mulutnya kasar abis dulu, suka main pukul, merokok pas ngajar dan ngomong jorok pas marah-marah sama anak didiknya. Pokoknya gak mencerminkan seorang guru. Gimana anak didiknya bisa maju dan bermoral cobak kalo gurunya begitu. Kadang hanya bisa ngucap dalam hati atau mengadu sama kepala sekolah atau guru terpercaya buat negur si guru. Miris. Untungnya dengar-dengar kayaknya tu guru dah tobat. Alhamdulillahh lahh...hehe. 

Yang mau jadi guru, jadilah guru yang baik ya...guru yang memberikan tauladan baik, moral yang baik, mengajarkan dengan baik, niatnyaa satu... mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau bangsa kita cerdas-cerdaskan kita juga yang dapat untungnya. 

Soal hiburan, siapa cobak yang gak pengen hiburan. Hiburan bisa kita dapat dari travelling, makan-makan, have fun bareng temen/keluarga, makan-makan atau sekedar nonton tivi di rumah. Ya kan??
Punya tivi dan nonton tivi mungkin udah termasuk dalam kegiatan kita tiap hari. Sumber informasi yang sampai sekarang memiliki banyak peminatnya adalah televisi. Namun,  sistem informasi melalui media televisi gak hanya sebagai sumber informasi, tapi juga sebagai hiburan.

Cuma, 
 
Cumaaa... hiburan yang disediakan oleh program-program di televisi gak ada nilai edukasinya, gak berbobot *tok...tok...tok* mengapa?? Mungkin gak aku aja yang ngerasain, sobat semua pasti ngerasain juga kan?? dan itu udah mulai kerasa sejak adanya YK* , FESB**KERS, dan lainnya.
Belum lagi gossip, setiap program  televisi pasti ada program gossipnya, udah kayak wajib aja gitu ya, ditambah lagi pakaian host-nya seksi gitu, mata agak ditonjol-tonjolin kalau lagi bawain berita gosipnya, sambil bibir di lipstik merah, dimonyongin ampe melet-melet...*ular donk yang melet-melet* gak kok, melebay dikit. Yang masalahnya itu pakaian host-nya itu yang seksi mulu.
Huufftt... yang agak ngalay nyaa ni program... kalo ada bawain berita tentang Raffi-Nagita. Heran,bener... Sejak  mereka mulai pacaran ampe sekarang punya anak, berita mereka mulu yang paling nge-hits ya. Trus ada program keseharian mereka pulak lagi yang tayang tiap hari kalo gak salah, apa gk lebay itu ya -,-
Gak tau kenapa, mengapa program televisi nayangin mereka mulu. Disetiap aku mau nonton tivi terpampang nyata terus wajah mereka. Kemana informasi yang lain?? Gak ada edukasinya. Kami mah gak butuh hiburan itu.
Yang ada, kami malah bisa ngejauh buat bersyukur  karena media televisi nayangin kemewahan dan kekayaan dan si Raffi-Nagita mulu. Baper deh kan jadinya.....
Coba aja bisa dapat suami kaya kayak Raffi, pikir seorang istri. Istrinya jadi kagak bersyukur kan tuh jadinya.
“Aku mau pernikahan aku kayak Raffi-Nagita pokoknya, titik” kata seorang cewek kepada calon suaminya kelak. Padahal mereka cuma punya modal buat resepsi pernikahan yang biasa aja -,-
“Cowok gue kismiin, gue pengen punya cowok yang bisa beliin gue rumah gede bak istana yang pakek lift, ngasih gue lamborgini, dan kereta dorong mahal kayak putri Charlotte Kate Midletonebuat anak gue besok,” kata seorang cewek kepada pacarnya dan akhirnya dia putus ama cowoknya cuma gara liat tayangan Raffi-Nagita kemudian pengen cari cowok yang kaya dan mewah kayak Rafi Ahmad.
Nahh, itu perumpamaan dan real terjadi loh,  media tuh yang salah karena nampilin gitu. Itu baru contoh ajaa... belum yang lainnya. Abisnya yang dipemerin cuma kayanya doank. Kelak hanya bisa berharap, moga generasi besok bisa memperbaiki media kita sekarang ke yang lebih baik lagi, media yang memberikan informasi yang layak, edukasi dan ilmu yang banyak bagi penontonnya, siapa lagi penontonnya kalau bukan kita.
Aku yaah bukan haters apalagi fansnya mereka. Aku cuma memberikan komentar dan kritik aku terhadap berita mereka yang ditampilin media. Yaa itu lah masalahnya, terkadang bibit kesalahan itu emang ada di dalam rumah kita sendiri, gak jauh-jauh. Televisi bisa membuat kita hancur jika informasinya gak kita filter dengan pemikiran yang bijak.
Disaat rakyat Indonesia terpuruk, ada yang busung lapar, gizi buruk, terkena bencana, dll. Media malah menampilkan kemewahan, kekayaan dan kebahagiaan keluarga Raffi-Nagita di tivi.

Apa gak pamer ini namanya??? -___________- 

Pamer juga aahhhh.....
Asikkkk, aku punya sendal jepit, matchingan sekeluarga dan setanah air
 dan aku bangga karena bukan aku aja yang makek,  semua orang 
pake sendal jepit, sendal jepit juga rame dibawa 
untuk pergi ke mesjid, sampai personel boy band korea pun makek juga...Keren !!!!
Kalau pun media masih pengen nayangin/beritain tentang artis, ya boleh, mbok ya lagian masih banyak kok artis-artis hebat, professional,berbakat, pinter, dan masih banyak artis-artis yang memiliki segudaaaaang banyaknya prestasi/karya yang lebih layak untuk diberitakan ke publik. Itu lebih baik, karena bisa memotivasi dan pastinya lebih layak untuk dibanggakan ketimbang kemewahan dan ecek-eceknya.
Kayak Oki Setiana Dewi, Maudy Ayunda, dan artis-artis lainnya yang lebih hebat, berbakat, berprestasi, berkarya, memotivasi dan pastinya menjadi teladan untuk kita lebih baik.
Moga tayangan Raffi-Nagita cukup sudah hadir membajiri anytime di tivi. Di tivi ada Raffi-Nagita, di Twiiter dan facebook beranda pun penuh dengan berita Raffi-Nagita, kemana-mana ada mereka. Ntah apa- apa... Huuffttt... tobat ane.....tobaaaattt...
Mungkin itu saja Sob, mudah-mudahan cukup buat aku, kita dan semua untuk bisa mengevaluasi diri kita. Saling mengingatkan itu indah dan saling berbagi itu pahalanya gak akan putus.
“Yang menulis tidak lebih baik dari yang membaca”*- Intropeksi diri kuncinya, semoga yang TERBAIK!!! Wassalam gaesss....