Showing posts with label wanita. Show all posts
Showing posts with label wanita. Show all posts

Monday, 16 April 2018

My Acne Story and Daily Skincare Routine


Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh


Skincare


Hallo... dikesempatan kali ini aku pengen share hal yang baru. Jujur belum pernah rasanya posting about beauty apalagi tentang  skincare dan produk-produk wanita seperti make-up dan sebagainya. Mengingat aku juga bukan ahlinya dibidang kecantikan kayak gini :D Tapi karena ada beberapa teman yang bilang wajah aku udah gak jerawatan lagi dan mereka juga sempat bertanya-tanya pakai produk apa sih? beli dimana? dan bla bla bla. Dari dasar itulah aku baru terinspirasi untuk menulis ini, sebenarnya bukan rahasia kok, ditambah lagi setiap cewek pasti ingin terlihat cantik.

Apa itu Skincare?

Skincare itu adalah perawatan untuk kesehatan kulit dengan menggunakan produk-produk tertentu. Mengingat semakin bertambahnya usia, mulai dari memasuki masa pubertas hingga dewasa, banyak sekali masalah yang dihadapi oleh cewek maupun cowok perihal 'kulit' khususnya aku. Mulai dari permasalahan kulit wajah, badan, rambut dan berbagai hal lainnya. 

Tentunya kita membutuhkan kiat-kiat khusus agar kulit tetap terlihat sehat, segar dan bersih setiap saat. Apalagi kulit wajah adalah salah satu penunjang penampilan pertama yang pastinya nomor satu untuk selalu diperhatikan. Ya gak?? Hehe. Dan hadirlah skincare untuk memberikan nutrisi bagi kulit agar lebih terawat dan sehat.

Yang paling rentan dan bikin gak percaya diri itu adalah kulit wajah. Mulai dari ditumbuhi jerawat, komedo, wajah kusam, gosong terkena sengatan matahari, kulit oily, dry skin dan segala macam permasalahan kulit wajah lainnya. 

Untuk mengatasi segala permasalahan itu maka tidak heran banyak sekali produk-produk pembersih atau skincare tersebut yang dijual dipasaran. Tentunya ketika memilih produk kita harus cermat dan teliti dalam memilih. Pilihlah produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit, harga dan pastinya non produk-produk yang mengandung bahan-bahan membahayakan seperti merkuri, hydrokuinon dan zat-zat lainnya. Jangan terpedaya dengan harga yang murah, instan, tidak tertera masa kadaluarsa, BPOM dan halal.

My Acne Story...

Pengalaman aku pribadi, produk skincare sudah aku kenal sejak aku SMP. Aku masih ingat dulu  itu pakai facial wash-nya Biore yang dibelikan oleh Ibu di supermaket agar wajah bisa lebih segar gitu. Sebelumnya mah cuma pakai sabun mandi lifeboy. Ditambah lagi dulu aku masih aktif-aktif di sekolah, berada diluar ruangan, kulit yang terkena debu dan tersengat matahari. Itu semua udah gak asing lagi buat aku dan udah kayak jadi makanan sehari-hari. Haha. Tapi yang namanya belum sadar sama perawatan ya hanya memakai produk yang dibelikan oleh Ibu saja. 

Memakai satu produk saja ternyata tidak cukup bagi aku, hingga ketika kelas 3 SMP aku dilanda jerawat yang menurut aku cukup parah hampir memenuhi seluruh wajah aku, komedo dan oily banget. Disitu aku sempat stres dan nyobain berbagai macam produk. Mulai dari yang tradisional seperti air beras, masker bengkoang, jeruk nipis dan produk-produk herbal yang dijual di pasaran sampai produk yang ada di drugstore. Masalah jerawat itu gak berhenti disitu dan berlanjut hingga SMA. 

Aku masih berusaha mencari produk skincare yang cocok buat aku dan mencoba serangkaian paket lengkap skincare yang ditawari mbak-mbak SPG. Produk yang pernah aku pakai seperti serangkaian produk perawatan pond's, tul jie, mustika ratu, la tulip, viva, melanox, wardah, oriflame, garnier dan lainnya. Namun ya gitu, semuanya tidak ada yang memberikan hasil maksimal, bekas jerawat gak kunjung hilang, komedo masih ON kayak kulit landak :'(. Entah aku yang gak pandai pakai produknya atau emang wajah ini yang bebal gak bisa pakai produk apapun. Handeeeeh. Dulu sampai pernah terbeli produk yang ternyata salah satu produk tidak berizin BPOM.

Itu produk jadinya tidak terpakai semua, karena produk yang baru dipakek beberapa hari atau beberapa minggu langsung bikin breakout parah. Kemudian hanya jadi museum di kamar, bahkan beberapa teman atau saudara sengaja minta produk yang udah kagak aku pakai lagi ntu. Wkwk. 

Kemudian dikelas dua SMA aku beralih ke krim dokter A hasil rekomen dari tetangga. Dokter kulit A ini cukup banyak peminatnya di Pekanbaru dan dari luar kota. Alhamdulillah kulit wajah berangsur membaik gak jerawatan parah lagi saat itu walaupun bikin kantong kering perawatannya. Hehe. Lamanya menggunakan krim dokter itu hingga aku kuliah. Kemudian sempat berhenti sekitar setahunan, mencoba lagi pakai produk biasa karena udah gak jerawatan lagi, pakai produknya viva toner, pelembab wardah , melanox sunscreen dan facial foam ponds... campur gitu. Awalnya kagak ada masalah tapi ternyata  lama-lama wajah aku komedoan dan kusam walaupun jerawat batu emang kagak nongol lagi.

Ketika magang kuliah aku sempatkan diri untuk mencoba ke dokter kulit yang lain, yaitu dokter kulit B di Pekanbaru juga, rekomen dari sohib aku. Awalnya cuma ikut peeling treatment, diajakin gitu, tapi lama-lama tertarik dan konsul langsung deh. Pilihan perawatan lanjutan jatuh pada dokter B. Aku konsul sama dokter kulit tersebut tentang permasalahan kulit yang aku rasakan, kemudian dikasih resep dan diberi paket cream+sabun untuk dipakai setiap hari. Tempat prakteknya rame dan cukup banyak ternyata teman -teman aku yang melakukan perawatan disana. Pantes wajahnya sehat gitu kan. 

My Daily Skincare Routine...

Nah, berikut rahasia tentang daily skincare routine yang aku lakukan di rumah :


 Cleanser (Facial Foam, Facial Wash, Sabun Wajah)


Pertama, aku menggunakan cleanser atau sabun pencuci muka yang berfungsi untuk mengangkat kotoran di wajah. Ini adalah produk yang paling penting sebelum kamu memakai produk skincare lainnya atau memakai make-up. Biasanya aku juga sesekali memakai produk facial wash-nya ponds untuk menghemat.

Ada banyak produk cleanser yang dijual dipasaran yang bisa kamu beli. Pilihlah yang sesuai dengan jenis kulit masing-masing. Aku pribadi kebanyakan cocok memakai merek cleanser manapun terkhusus untuk wajah oily dan acne skin.


Toner (Penyegar, Hydrating, Exfoliating Toner)



Kedua, setelah membersihkan wajah dengan sabun, jangan lupa keringkan wajah dengan handuk. Ingat, ketika mengeringkan wajah dengan handuk jangan digosok-gosok ke wajah. Cukup pelan-pelan sambil ditekan-tekan agar kulit tidak iritasi.

Setelah itu, ambillah kapas dan tuangkan toner secukupnya kemudian usapkan sambil ditepuk-tepuk ke wajah. Fungsi toner yang aku pakai lebih kearah untuk menyegarkan, membersihkan kotoran yang masih tersisa dan menetralkan pH kulit wajah agar dapat menyerap nutrisi cream yang akan dipakai berikutnya.

Ada banyak jenis toner itu sendiri, sobat-sobat bisa membaca pada jurnal-jurnal kecantikan tentang toner jenis apa yang cocok.


 Cream Jerawat


Ketiga, setelah toner yang diusapkan kering, maka tinggal dioles krim jerawat tipis-tipis diseluruh area wajah yang berjerawat. Fungsi dari krim yang aku pakai ini agar jerawat gak muncul lagi + menghilangkan bekas jerawat. Kemudian tunggu 10 hingga 15 menit sampai krim meresap ke kulit.

Biasanya setelah toner, bagi pemula bisa digantikan memakai moisturizer atau pelembab. Dulu aku pakai pelembab dari wardah.


Cream Sunscreen (Sunblock)


Keempat, kemudian olesi lagi ke wajah krim sunscreen ini (ditimpa). Berfungsi untuk penangkal radikal bebas atau melindungi kulit dari cahaya matahari dijam-jam yang gak baik untuk kulit. Intinya sih biar kulit kita kagak gosong dan belang. Hehe. Tunggu krim ini sampai kering. Kemudian untuk menghilangkan efek kilapnya tinggal dikasih bedak deh. Di pasaran banyak dijual krim sejenis, pilihlah yang mengandung spf dan gak lengket.


Loose Powder (Bedak Tabur)


Kelima, sebagai finishing aku biasanya memakai bedak tabur Marcks' yang warna cream. Bedak ini baru aku pakai ketika aku kuliah semester 3 karena sebelumnya cuma pakai bedak baby atau bedak tabur dari dokter. Setelah pakai Marcks' jadi suka banget. Ternyata ringan, warnanya natural, murah dan bikin tampilan wajah jadi halus untuk kualitas powder. Ditambah lagi cocok banget untuk kulit aku yang gampang berjerawat. 

Minusnya Marcks' ini memiliki tempat yang gede jadi agak makan tempat kalo dibawa kemana-mana. Untungnya sekarang udah ada dalam bentuk jar kecil, hehe. Ini bedak aku rekomen banget untuk kalian yang lagi perawatan kulit berjerawat. Beberapa kali touch up juga gak apa, jangan takut kayak topeng karena meresap dan menyatu dengan kulit wajah kita.


Lip Balm ( Pelembab Bibir )


Setelah itu untuk sehari-hari di rumah, aku tinggal olesin lip balm dibibir. Berfungsi untuk menjaga kelembaban bibir biar kagak kering. Bisa untuk sebagai base sebelum pakai lipstik matte agar gak retak-retak dan bikin bibir kering.


Body Lotion


Terakhir, akhir-akhir ini aku lebih sering memakai hand body atau body lotion setelah mandi. Ini juga penting katanya biar kulit tubuh tetap lembab. Tinggal dioles keseluruh tubuh. Dulu aku gak ada yang namanya pakai kayak beginian. Karena emang dari sononya aku gampang kegerahan dan keringatan, jadi ketika memakai hanbodi ya karena ikut-ikutan temen. Ternyata malah gak enak, belum kering udah langsung gerah dan lengket-lengket gitu. Belum lagi pas ambil wudu. Lain rasa licinnya. Haha. Buat gak nyaman pakai hanbodi. Makanya gak pernah pakai lagi.

Dan aku mulai pakai hanbodi kembali sejak aku magang sampai sekarang. Karena dulu magang tempatnya full AC dan dingin banget. Kulit aku jadi kering dan setiap hari kudu stay hanbodi juga di dalam tas. Sekarang jaga toko juga tiap hari kudu harus dekat kipas terus karena gak tahan gerah :D

Intinya fungsi dari body lotion ini agar kulit kita terjaga kelembabannya, ternutrisi dan pastinya supaya cerah deh. Wkwk... 


 Night Cream


Kalau untuk malam hari, aku menggunakan krim malam sebelum tidur. Aku baca-baca di jurnal kecantikan bahwa kulit akan lebih baik menyerap nutrisi ketika kita tidur dimalam hari, saat-saat kulit beregenarasi. Nah, kayaknya krim malam juga penting banget yak. Hehe. Berfungsi mencerahkan dan vitamin buat kulit.

Di pasaran banyak juga produk krim malam atau sleeping mask untuk menutrisi kulit, bahkan ada serum-serum anti aging dan sebagainya. Belum lagi cream eye nya biar mata gak cepet keriput dan terlihat segar.

Berikut urutan skincare yang aku gunakan sehari-hari:

PAGI    : Cleanser - Toner - Krim Jerawat - Sunscreen - Bedak
SIANG : Cleanser - Toner - Sunscreen - Bedak
Malam  : Cleanser - Toner - Krim Malam

Selain itu, sekali sebulan aku melakukan peeling acne treatment, yang katanya berfungsi untuk mengurangi jerawat, komedo, exfoliating dan mencerahkan kulit. Hasil yang aku dapatkan cukup memuaskan. Wajah sudah lebih mulus, gak kusam lagi dan jerawat pergi, Hehe. Memang masih ada jerawat kecil-kecil sesekali kalau mens, tapi cepet hilang dan kempesnya. Kalau dikata bisa putihan sih enggak jamin ya, mungkin lebih kepada kembali ke kulit aslinya. Apalagi kulit aku memang under tone.

Fuuuuuuiiiicchhhhhh.... banyak juga ternyata yaa aku cerita. Haha.

Kesimpulannya sampai saat ini aku masih puas dengan hasil yang aku rasakan. Menggunakan produk-produk yang dijual di drugstore gak memperlihatkan hasil seperti yang aku rasakan sekarang. Malah makin parah. Dari produk yang murah hingga yang mahal pernah aku coba. Sampai nyerah mau nyari skincare apalagi. 

Sudah setahun aku menggunakan krim dokter ini. Memang gak instan hasilnya tapi memuaskan, langsung cocok diawal pakai. Dan sampai saat ini belum terpikir untuk ganti krim lagi atau coba-coba krim lainnya. 

Daaaaah ya,  sudah mengantuk ini :D mungkin itu saja yang dapat aku share. Semoga bermanfaat. Wassalam.


Friday, 15 April 2016

Interview PT. CPI (Chevron Pacific Indonesia)

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh




Hallo Sobat… apa kabar dibulan April? Moga selalu sehat dan hari-harinya semakin menyenangkan yaa…hihi. Btw, rasa malas sedang merajalela didiri aku ni :( gak tau kenapa…mungkin karena efek PMS kali ya :D tapi rasa malas itu emang sedang kumat-kumatnya, di rumah lebih banyak selonjoran di kamar, paling ngelakuin kerjaan yang ringan-ringan dan batu jagain Rara sambil sibuk main game. Oalaaah Laila, padahal tugas banyak yang kudu dikerjakan tapi masih berleha-leha :’) Gapapa cukup malam ini aja. Semangat!!

Malam ini aku lebih milih nulis buat postingan di blog daripada bikin tugas. fix- tepok jidat… Laila lagi lelah dengan tugas dan kuliah,pengen rasanya liburan full setidaknya satu bulan, pengen ke suatu tempat yang keren, indah, ke tempat yang belum pernah dikunjungi, pengen jalan-jalan ke Pantai, ke taman, naik gunung, pokoknya pengen memanjakan diri kemana pun dimana pun. Kira-kira kapan ya??? :”)

Forget it!! itu hanya khayalan disaat lelah :D

Oh iya, aku pengen cerita pengalaman aku dikali pertama mengunjungi perusahaan besar yang ada di Riau dalam rangka tugas interview menajemen Public Relations. Perusahaan yang aku kunjungi adalah PT.CPI ( Chevron Pacific Indonesia) yang berlokasi di Rumbai dan salah satu perusahaan besar (perusahaan bonafit) di Indonesia khususnya di Riau yang bergerak dibidang perminyakan.

Tugas mata kuliah Menajemen Public Relations (Menajemen PR) yang aku jalani ini adalah tugas kelompok yang terdiri dari lima orang yaitu aku, Yola, Riza, Alim dan Ridho kemudian kami  harus melakukan semacam audiensi dan interview kepada humas/staff humas pada suatu instansi/perusahaan.

Awal kenapa bisa mewawancarai Chevron gak lain karena curhat dan dibantu sedikit sama Papa melalui temennya hingga kami sekelompok bisa interview di PT. CPI :D Makasih Papa :*

Rabu, tanggal 6 April sebelum pergi ke Chevron kami berkumpul dulu di rumah aku dan cuss ke kantor Demokrat karena mau ambil memo. Singkat cerita kami sampai di Rumbai, tau lah kan Chevron itu ketat banget. Bayangin Sob, baru aja masuk ke Gerbang Chevron-Rumbai dan melewati pos nya, kami disuruh berhenti sama security-nya. Ternyata kelengkapan motor yang kami bawa itu kurang. Motor kami semuanya pakai satu spion dan masuk ke camp Chevron ya kudu lengkap :D disitulah kami pada bengong semua. Motor kami disuruh parkir di pos kalau mau wawancara dan kami disuruh jalan kaki kedalam. Cerita-cerita dikit sama security-nya pas lagi isi buku tamu dan beliau tanya “mau ngapain dek?” ya kami jawab, “mau wawancara humas Chevron pak.” “Kalau ke PGPA ini kantornya dek! adek ke PGPA nya kan?” kata security sambil nunjukin kantornya. “iya pak, kami ke PGPAnya.” ~~~ sebenarnya kami gak tau apa itu PGPA cuma di memo tertulis kepada PGPA :D dan akhirnya bisa masuk deh dan gak perlu jalan kaki :D Gile aja panas-panas kami jalan kaki kan,  ternyata kantor humasnya disamping pos security ini. Alhamdulillah kagak jadi jalan kaki kedalam :D padahal sempet lemes juga dengarnya.

Akhirnya kami  dapat bertemu dengan staf humasnya. Dipertemuan pertama ini kami hanya berkesempatan cerita-cerita sedikit kemudian memberikan surat pengantar dari dosen kami beserta daftar pertanyaan, kemudian kami juga memberikan memo dari temen Papa yang membantu kami agar pertemuan kami disetujui staf humas. Untuk pertemuan interview akan dihubungi dan dikonfirmasikan kembali.

Dan Alhamdulillah aku mendapatkan kabar kalau aku dan teman-temanku bisa melakukan wawancara. Alhasil pada hari Senin tanggal 11 April lalu aku dan temen-temen akhirnya bisa melakukan wawancara secara face to face. Jujur… saat pertemuan pertama ke Chevron, perut aku mules, berkeringat, tangan aku basah, padahal ruangannya dingin pakai AC. Ya semua itu gak lain karena aku yang cemas dan deg-degan, maklumnlah Sob…aku kalau belum terbiasa sama suasana yang baru dan bakal ketemu orang baru yaa agak cemas, takut salah yaa pokoknya perasaan kurang nyaman lah. Sama kayak kalau aku ngomong di depan orang banyak, pasti perut awal-awalnya mules, tangan dingin, suara bergetar, dll. Dan itu masih aku rasakan sampai sekarang meskipun di kampus udah sering juga yang namanya berbicara di depan orang terkhususnya di depan teman-teman dan dosen. Hihi. Begitupun pertemuan kedua pas interview, aku malah tambah deg-degan. Haha… mungkin ini lah kondisi yang masih harus terus aku latih dan latih. Melawan kepribadian aku yang introvert menjadi orang yang komunikatif dan percaya diri adalah caranya, meskipun sulit tapi itulah tantangannya. Ya…aku harus terus berbicara, komunikatif, apalagi kalau harus terus berhadapan dengan publik, terus bakalan sering bertemu orang-orang baru, bekerja secara tim dan terbuka, di ilmu komunikasi aku merasakan perbedaannya, hihi.

Haiisshhhh…. kok malah nyeritain kepribadian gini sih -_- ok deh lanjuuutt… maaf ya…. wkwk

Oh iya, sempat lupa bilangin, jadi kami melakukan wawancara tepatnya berlokasi di Kantor PGPA South Office PT CPI-Rumbai. Sempat heran kenapa nama kantornya ini adalah PGPA dan kami semua sama sekali gak tau kepanjangannya apa dan kami pun mendapatkan jawaban ketika interview :P

Pertemuan pertama pun berlangsung dimulai dari jam 13.30 WIB, kami diminta untuk menunggu sebentar oleh seorang kakak-kakak staf disana. Kemudian kami dikejutkan dengan kehadiran seorang cewek yang parasnya itu muda dan cantik  :D Nah, sebut saja namanya Kak Indri, Kak Indri langsung memperkenalkan diri dan ngebut nyuruh kami bikin name tag biar kami-kami mudah dipanggil namanya, haha. Ada-ada saja Kak Indri ini.
Setelah membuat name tag kami diarahkan untuk ke ruangan meeting dan melakukan wawancara. Sumpah gak tau kenapa, aku dan teman-teman kok kayak merasa ekslusif gitu ya berada diruang meeting kantor perusahaan :D Nah, disini kami berkelompok berhadapan langsung dengan  Bu Tiva Permata selaku Communications Manager yang kami sapa Bu Tiva dan Kak Indrika Eko Sriyatini selaku Communications Specialist yang kami sapa Kak Indri. Diruangan meeting inilah kami melakukan interview, dialog dan sekaligus belajar. Aku pribadi seneng banget dan banyak ilmu-ilmu baru yang gak aku dapat di kampus ketika pertemuan ini berlangsung.


Selfie bersama Riza, Yola dan Aku
Selama pertemuan berlangsung selain fokus menjawab rincian dan penjelasan lanjutan wawancara, Kak Indri dan Bu Tiva juga sharing ilmu yang dipaparkan melalui slide presentasi, kami berasa kuliah umum yang diajarin mentor luar biasa, kami disuguhkan materi-materi PR secara konseptual beserta video-video dan gambar-gambar yang inspiratif-kreatif mengenai PR dan marketing, penjelasan tentang PR Tool baik secara konseptualnya maupun aplikasinya, tentang Chevron secara menyeluruh, pengalaman-pengalaman Bu Tiva dan Kak Indri baik pengalaman selama bekerja dan pengalaman pribadi dan banyak hal-hal yang mereka bagikan hingga banyak buat kami kebanyakan bengong dan kagum :D Mereka pun menyampaikannya so funny, buat kami beberapa kali tertawa renyah apalagi dengar pengalaman dan hal-hal lucu dari mereka. Bayangin aja berapa lama kami bertatap muka, itu semua dari jam 13.30  dan selesai sampai jam 17-an, hihi, saking nyamannya ngomong.


Abaikan Ridho yang nutup mata...
Di ruang Meeting

Jujur seperti ada rasa keunikan tersendiri ketika dihadapkan dengan dua pejabat kantor PGPA ini. Belum lagi mereka adalah wanita, jujur aku merasa terinspirasi dengan prestasi, pengalaman dan akademik mereka. Belum lagi ternyata Kak Indri ini masih muda yakni berusia 32 tahun, alumni S1 Public Relations-Ilmu Komunikasi UNPAD dan lulusan S2 Marketing Communications London School of Public Relations. Huhuhu… pengen deh bisa sehebat Kak Indri :’) Dan kepanjangan dari PGPA itu sendiri adalah Policy Government and Public Affairs. Jadi PGPA itu adalah nama kantor humasnya. Dan satu hal lagi yang aku rasakan dan lihat, bahwasanya pegawai disini diperlakukan  secara khusus dan manusiawi. Karena pegawai bukan hanya seoarang pekerja, mereka adalah manusia yang penuh akan hak-haknya, butuh diperhatikan  dan layak diperlakukan dengan baik. Itulah salah satu fasilitas yang diberikan perusahaan kepada pegawainya.


Masih di ruang meeting

Nah contohnya meja kerjanya yang keren abis bisa diatur-atur letak dan posisinya sesuai keinginan kita, kursi nya pun juga canggih, komputer nya pun gak kalah keren, bisa diatur-atur juga posisinya trus di komputernya juga ada semacam aplikasi senam yang otomatis muncul ketika sedang menggunakan komputer dalam kurun waktu yang telah ditentukan. Apabila kita tidak mengikuti senamnya sebanyak tiga kali,maka dipastikan komputer tidak akan bisa kita gunakan dan mati dalam jangka waktu tertentu juga. Keren kan :D Beginilah seharusnya perusahaan memperlakukan pegawai. Tetap berusaha menjaga kesehatan pegawainya juga agar tidak sakit selama bekerja. Pokoknya semua yang dilihat terasa wah dan nyaman :) kapanlah bisa kerja di Perusahaan yang hommy dan nyaman kayakk gini? :”)
Dan satu hal yang pengen aku kasih tau, bahwanya dibalik kesuksesan mereka, ternyata salah satu yang mengantarkan mereka hingga bisa menjadi seperti sekarang ini adalah menulis. Bu Tiva dan Kak Indri suka dan hobi menulis kata mereka. Bu Tiva berlatar belakang seorang jurnalis, dimana sebelum menjadi seorang Praktisi PR beliau adalah Pemred dari Warta Caltex yaitu semacam buletin perusahaan yang terbit seminggu sekali dan sudah bekerja di Chevron selama kurang lebih 25 tahun.
Sedangkan Kak Indri awal bekerja di Chevron adalah sebagai staf PR yang berhubungan langsung dengan wartawan, memberikan pelatihan jurnalistik, melakukan pembinaan dan hubungan kemitraan dengan wartawan. Kak Indri sendiri telah bekerja di Chevron selama kurang lebih tiga tahun dan pengalaman kerja di bidang PR telah 9 tahun ia lakoni di Bandung-Jakarta-Riau. Sempat kaget juga dapat info dari Kak Indri bahwa tanggal 1 Mei yang akan datang ia dipindah tugaskan di kantor PGPA Jakarta. Semoga sukses selalu deh buat Kak Indri dan moga ilmunya berkah.
Diakhir wawancara kami pun mengambil sesi foto bersama kemudian di lanjutkan dengan foto-foto selfie di taman Kantor  PGPA yang hijau dan sejuk ini. Momen yang mungkin saja gak akan terjadi kalau Pak Toni gak ngasih tugas interview humas perusahaann, haha. Semangat kawan-kawan yang masih otw tugas interview-nya. Semoga cepet selesai dan lancar ya.


Bersama Kak Indri
Alim, Yola, Kak Indri, Riza, Aku, Ridho


Bu Tiva nya lagi siap-siap pulang dan gak mau di foto --" :D 
Jadi kami-kami aja yang berfoto...hihi

Sekali lagi terima kasih buat Bu Tiva dan Kak Indri yang telah membantu kami dalam menyelesaikan tugas, makasih buat tips, trik, sharing ilmu, dan cerita-ceritanya. Jujur banyak yang pengen aku share di blog cuma bakal terlalu panjang kalau diceritain satu-satu. hehe. Over all, seneng banget bisa bertemu dengan wanita super seperti Bu Tiva dan Kak Indri. Moga kita bisa bertemu di lain kesempatan kembali :’) Mungkin itu saja yang dapat aku ceritakan. Wassalam.







Wednesday, 2 September 2015

Cooking FUN



Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Fellaaass..... Huufftt, terbayarkan sudah lelah dan cucuran keringat hari ini, hehe. Soalnya, hari ini eku ekslusif masak di dapur dengan resep yang diambil di internet. Alhamdullillah berhasil dan memuaskan, uweeeenaaakk tenan. Berawal ketika aku mampir di blog sobat aku Muthi Haura dan aku mendapati postingannya tentang seorang blogger yang suka masak. Aku pun jadi kepo terhadap blogger tersebut. Thanks ya Muth, hehe. Dan akhirnya aku pun berkeinginan untuk memperaktekkannya. 

Sebelumnya aku intip beberapa resep dari blogger yang suka masak tersebut, url blognya www.justtryandtaste.com, ternyata blogger tersebut adalah seorang wanita karir yang punya hobi masak dan sudah menerbitkan beberapa buku panduan dalam memasak. Sumpah envy deh liat cewek pandai masak begitu. Pasti suami, anak dan keluarganya pada demen dan bersyukur banget ya punya istri atau mantu yang cerdas dan kreatif seperti itu. Pastiii.... 

Setelah menelusuri beberapa resep makanan dan minuman, aku tertarik banget sama menu ayam dan smoothie. Gak sabar pengen buatin semuanya satu persatu :D Karena tertarik pengen praktekin, aku bilang deh ke Ibu kalau aku dapat resep makanan dari internet. Aku nya pengen buat nuget ayam yang yummy, tapi Ibu lagi malas makan daging ayam cincang. Jadi aku tunjukin menu ayam yang lain. Dan Yesss!!! Ibu tertarik pengen buat, hingga keinginan buat ayam bumbu si skip dulu, ahaha.

Kebetulan, sehari sebelumnya aku nemenin Ibu ke pasar tradisional buat belanja bahan makanan selama seminggu, seperti sayuran, ikan, daging dan ayam. Nah, mumpung di kulkas lagi ada ayam, pastinya resep makanan ayam yang akan di masak. Resep masakan yang aku pilih kali ini adalah Ayam Goreng Spicy Frozen Food.

Aku pun mulai mencari beberapa bahan seperti rempah-rempah dan kecap-kecapan. Rata-rata semua ada di dapur. Yang gak ada di dapur adalah minyak wijen, saus tiram, kecap asin, dan jintan. Alhasil Ibu deh yang pergi ke warung harian di sekitar rumah buat belanja yang gak ada tadi. Aku bersihin ayam.

Kebetulan minyak wijen gak dijual di warung harian dekat rumah, jadi aku ganti dengan minyak goreng. Bubuk cabe dan bubuk kunyit aku ganti dengan cabe giling halus dan kunyit biasa. Berikut resep masakannya dengan beberapa bagian yang dimodifikasi.

Resep Ayam Goreng Spicy Frozen Food.

Bahan:

-          1  ekor ayam*
-          Garam
-          1 buah jeruk nipis airnya saja

*) 1 ekor ayamnya ketika dibeli dengan berat 2,3 kg. Namun, setelah diolah gak aku timbang lagi beratnya berapa.

Bumbu halus:

-          6 siung bawang merah
-          5 siung bawang putih
-          1 sendok makan ketumbar sangrai
-          2 cm jahe
-          4 butir kemiri sangrai
-          1 ruas  kunyit segar ukuran sedang
-          ¼ teh jintan

Bumbu lain-lain:

-          2 sendok makan kecap manis
-          2 sendok makan minyak makan biasa
-          3 sendok makan kecap asin
-          2 sendok makan saus tiram
-          3 sendok makan gula merah yang dihaluskan
-          2 sendok teh merica bubuk ‘Ladaku’
-          Garam secukupnya
-          2 sendok makan cabe giling halus

Proses pembuatan: 

First, siapkan ayam yang telah dipotong, dicuci  dan  dibersihkan. Kalau bisa kulit ayam jangan dibuang semua. Cukup dibersihkan sebersih mungkin dan biarkan sedikit kulit ayam menempel pada daging, karena kulit ayam menambah kesan nikmat dan manis terhadap daging itu sendiri. Tapi buat yang koresterol jangan makan kulit ayamnya ya, ntar kambuh deh :D

Setelah ayam dibersihkan, siapkan cawan yang bisa menampung semua ayam. Berikan ayam tersebut garam secukupnya dan air jeruk nipis. Aduk ayam, tutup, kemudian tunggu sekitar 20 menitan agar amis ayam hilang, garam dan jeruk nipis meresap.

Sambil menunggu ayam, sangrai ketumbar dan kemiri sampai mengeluarkan aroma yang harum, setelah harum diangkat. Kemudian, siapkan semua bahan bumbu halus, kupas, cuci dan bersihkan. Satukan semua bawang merah, bawang putih, jintan, kunyit, jahe, ketumbar, kemiri dan tambahkan sdikit air kemudian blender hingga halus. 

Siapkan wajan untuk mengungkep ayam, ayam yang telah kita lumuri dengan jeruk nipis dan garam tadi kita salin ke dalam kuali. Masukkan semua bumbu yang telah kita haluskan dengan blender tadi, kemudian masukkan juga bumbu lain-lain ke kuali. Setelah semua bumbu dimasukkan, aduk ayam serta bumbunya hingga merata dan diamkan sesaat agar bumbu meresap.

Setelah kita diamkan sesaat, hidupkan api kompor dan ungkep ayam. Masak ayam sampai matang hingga kuahnya mengering. Jangan sampai kuah ayam terlalu kering airnya, ntar tepi kuali akan gosong. Ungkep ayam dan tutup biar matangnnya merata. Sesekali aduk-aduk ayam biar bumbu merata.

Kalau ayam terlihat kekurangan air saat kita mengaduk bumbu dan ayam saat mau mengungkep, tambahkan air dan garam secukupnya. Tapi kalau aku tidak menambahkan air lagi sama sekali, karena saat mulai dimasak ayamnya mengeluarkan air.

Ketika ayam yang diungkep tadi telah masak dan kuahnya sudah mulai kering. Angkat dari wajan. Dan kemudian goreng ayam yang telah diungkep dengan minyak yang panas dan  api sedang. Setelah digoreng ayam pun siap disajikan dengan nikmat guys.

 Goreng ayam buatan Chef Laila :P

Setelah memasak ayam, aku buat sayur. Sayurnya aku tumis aja biar cepet. Sayur yang aku masak adalah sayur bunga kol dicampur sayur sawi. Ntar tumis aja bawang merah dan bawang putih sampai harum kemudian masukkan potongan daun bawang perai dan seledri. Setelah layu masukkan air dan didihkan. Kemudian setelah airnya mendidih masukkan sayur dan garam secukupnya, tunggu matang. Masak sayurnya jangan kelamaan yaa, ketika sudah layu atau setengah masak, lalu angkat. Selesai.... sayur nikmat dan segar siap disantap.


 Sayur ala Laila

NB: Dianjurkan jangan memasak dagingnya terlalu lama Sob, karena akan mebuat ayam agak coklat kehitaman karena efek kecap yang kita pakai tadi. Jadi cukup memasaknya sampai berubah warna keemasan. Dan angkat ayam yang telah masak sekalian dengan serbuk-serbuk ayam yang tertinggal dikuali setiap memasak ayamnya. Karena serbuk-serbuk tersebut bisa menempel di ayam berikutnya dan bisa merusak penampilan ayam dengan terlihat seperti ada totol-totol gosong kehitaman. 

------------------------------------

Nah, itu dia resep ayam goreng yang aku lihat dari internet, hasilnya enak banget. Alhamdulillah orang rumah semuanya pada suka, hehe. Pada nambah semua.

Bumbu rempah-rempahnya lebih terasa dan membuat lidah aku seperti sedang  refreshing gitu. Bumbu ungkepan ayamnya aja enak banget. Pas aku mau buang bumbu ayam sisa ungkepan yang tinggal sedikit itu aja, adik aku si Fatimah malah bilang gak usah di buang. Yaa... ternyata dia tuangkan ke nasinya jadi kuah gitu. Wkwk. Sisa ungkepannya itu emang asli enak, cuma karena lumayan banyak minyaknya, makanya aku mau buang saja.

Aroma saat pengungkepan pun bikin perut lapar, sepenuh rumah jadi bau ungkepan ayam, wkwk. Jarang-jarang masak ayam banyak bumbu begini, biasanya masak ayam goreng dengan bumbu kuning biasa yang udah mainstream abiz, makanya lidah aku terasa refreshing pas nyobain ayam ini. Terasa banget rempah-rempahnya.   

Makasiii Muthi buat recommendednya dan makasih buat kakak blogger cantik yang pinter masak atas resepnya. Ntar bakal nyari minyak wijen lah, penasaran juga sama minyak wijen. Maklum, lagi belajar masak, dan masih banyak bahan-bahan yang masih tabu bagi aku. Keep studying of all...... wassalam.


Monday, 21 April 2014

Hari ini di Hari Kartini

Assalamualaikum Sobat, semoga kabar baik juga ya pastinya. Dari pagi ngampus baru bisa pulang sekitar jam lima kebayang gak tuh capeknya. Fuuiiicccchh !! Hari ini ada kabar gembira , hehe. Sebelum ke inti aku mau cerita dulu dikit ya, aku di ajak nih sebelum hari H sama si Putri temen sekelas aku untuk ikut "Diskusi Rumput" alias debat untuk memperingati hari Kartini yang acaranya diselenggarakan oleh HIMAKOM (Himpunan Mahasiswa Komunikasi). Awalnya aku gak ada rasa ketertarikan untuk ikut lomba yang berkutat di bidang debat. Jujur aku tidak pernah sama sekali ikut debat, apalagi aku juga sadar kelemahan aku dalam berbicara. OK kalau soal PD aku gak ragu lagi tapi kalau soal ngomong itu loh aku masih perlu dan banyak lagi untuk belajar. Setelah pikir-pikir sejenak akhirnya aku mau. Saat aku bilang mau yang ada dipikiran aku ya ikut apa salahnya, nambah pengalaman terus coba-coba. Mana tau seorang Laila bakal berubah kalau dalam kondisi debat, hehehe.

Ternyata walaupun yang ikut berpartisipasi hanya 7 kelompok, jangan dianggap remeh. Sebelum kelompok kami maju, kami yaitu aku, Ica, Putri berkesempatan melihat debat yang tampil pertama. Itu sumpah keren banget debat nya. Debatnya seputar tentang wanita yang temanya bervariasi dan harus cabut undi dulu.Ada tema tentang wanita sebagai pemimpin, wanita berpolitik, wanita yang melanjutkan pendidikan tingkat lanjut tapi berkeluarga, dan wanita karir. Kerennya di atas paggung debat itu rata-rata adalah orang yang hebat publik speaking-nya pastinya aku sangat jauh berada diatas kehebatan mereka. Ntah kenapa disaat mereka ngomong aku jadi berpikir, ternyata aku masih banyak kekurangannya, masih harus belajar, masih harus banyak membaca untuk nambah wawasan dan pastinya harus lebih cermat terhadap kata-kata yang keluar dan sesuai alur.

Memang benar gak semua orang dapat ngomong secara lancar, tapi setidaknya dari debat ini aku ingin berusaha dan ingin mlihat bagaimana potensi aku di bidang publik speaking. Dan engg iii engggg seorang Laila ternyata gak berubah saat ikutan debat. Jujur kalau leader yaitu si Putri hebat kalau dia ngomong, Ica juga omongnnya mantap walau rada slowly. Laaaah aku, yaa sepertinya masih harus banyak belajar. hehe. Selama debat aku belum bisa ngomong panjang lebar, omongan aku terlalu singkat dan moderator pun sering bilang, "udah, itu aja?? waktu masih panjang" Haaaaaaiikkksss, aku merasa gimana gitu. Sebenarnya masih pengen ngomong karena masih ada yang belum tersampaikan tapi ya gitu lah kekurangan aku, susah ngeluarin argument ke dalam bentuk aktif. Susah merangkai dan ngeluarin kata-kata yang pas. Babak pertama pun akhirnya kami lalui, melihat kelompok debat yang lain sempat terbesit di pikiran Putri, aku dan Ica kalau kami gak bakal lulus babak pertama. Aku sempat mau bilang dalam hati "Maafin aku yang gak total ya wooiiii." :(

Break isoma (Istirahat solat makan) pun selesai di siang hari yang panas ini. Kabar baiknya alhamdulillah keluar pengumuman kami lulus putaran pertama. "Yeyeyeye" sorak aku bersama Ica dan Putri. Kami sempat bilang begini "Weiiii, ngomong apa nanti kita, gak tau haaa mau ngomong apalagi,"hahha. Putri pun segera pergi cabut tema di suruh panitia, kami sih dapat tema wanita sebagai pemimpin dan harus kontra. Yang nganunya ternyata kami beradu argument dengan kakak senior yang tentunya lebih jago. Ya, babak kali ini kami lalui gak jauh beda dari sebelumnya. Mungkin suasana yang tegang aja yang udah pudar. Pokoknya udah prediksi juga gak bakal masuk babak final,hehhe. But, alhamdulillah debat yang awalnya kami ikuti hnya untuk sekedar mencari pengalaman dan ikut berpartisipasi membuahkan hasil. Walaupun juara satu gak ditangan, juara tiga pun jadi dan alhamdulillah tim debat kami kelas 2D dapat juara ke-3. Yeyeyeye.

Tadi habis dengarin pengumuman menang lomba sekitar jam 3 an, aku dan temen-temen aku langsung go ke gedung baru ikut kuliah, wiiiii.... capeknya dan panasnya. Gak konsentrasi lagi ngikutin perkuliahan, temen yang lagi presentasi makalah juga aku acuhin, gak nanya dan gak juga ngasih pendapat apapun. Yang aku tau cuma satu saat itu, gerah dan ngantuk. Yap, ngantuk benget, kepala terasa berat plus rada sakit denyut-denyut gitu. Malah naik betis aku kambuh lagi. Biasanya naik betis itu datangnya malam, lah sekarang tumben sore, padahal tadi gak ada lari-lari tau gimana. Sakit banget.

Walaupun capek, aku sempetin kok untuk posting tentang hari ini. Soalnya hari ini adalah pengalaman pertama yang membuat aku merasa tertantang soal debat. Intinya aku masih harus banyak belajar lagi. EEhhhmmmm. mikirin nanti malam masih banyak aktifitas yang bakal aku jalani. Nanti sekitar jam tujuh aku harus pergi lagi nih, mau ngambil obat. Sumpah males kali ambil ntu obat yang jauhnya minta ampun. Mau suruh papa ambilin gak tega. Papa lagi puasa pastinya habis magrib mungkin aja capek mau istirahat. Masa harus bawa mobil lagi, padahal udah kerja seharian. Terpaksa deh, pergi ambil ntu obat naik motor aja, mau minta temenin ibu juga gak bakal bisa, adik sakit demam pulak. aku yakin adek aku ni demam karena terlalu aktif, mainnya di luar mulu, main sepeda lah, kadang bantu anak buah ambil pasir dan angkat-angkat batu bata, main lari-larian sama kawan mainnya si Dila anak Nte Upik yang kerja di rumah. Kadang aku sebel juga nih sama si Dila. Boneka aku selalu berserakan karena dia mainin, pokoknya rak-rak boneka aku ancur lah kalau adek aku si Mamat dan si Dila itu main. Haiiiissshh, sma siapa aku ambil obat nanti malam??? :(

Nah, ditambah lagi besok itu UTS fiqih, gileeee jam pertama pulak lagi. Gak tau mau belajar apa, lupa foto kopi makalah orang ni. Terpaksa deh belajar peke media lain. Padahal buka buku itu malas, searching juga malas, mending baca fotokopi makalah orang-orang ni, udah langsung ke pokok pembahasan. Beeeuuuh. Belum belajar haaa, malah tadi pulangnya sore, nanti pas ambil obat ntah jam brapa pulangnya. Doain aku sukses UTS besok ya Sobat!!

Sekali lagi selamat hari Kartini. Jadilah wanita-wanita yang membanggakan, bermanfaat dan berguna bagi diri sendiri, keluarga, bangsa, agama dan negara. Terima kasih juga buat Allah yang sudah memberikan kesempatan untuk kelas 2D mengecap kejuaraan yang kami raih hari ini O:) Pastinya Laila akan terus belajar dan mencoba.Semangat untuk perubahan lebih maju. Good luck!!

Friday, 6 December 2013

Keinginan Wanita :D

Assalamualaikum Sobat semua...

Pagi ini aku terpikir aja tentang perasaan seorang wanita pada umumnya...haha, gak tau kenapa aku pengen menulis tentang wanita. Walaupun lelaki diluar sana selalu bilang kalau wanita itu racun dunia, tapi kita sebagai wanita harus mampu menepis itu semua. Yaa gak?? buktikan wanita itu gak racun dunia,buktikan kalau wanita itu beda dari yang lain ( Aissshh...kata-kataku :P ) Sebenarnya kalau kita berbicara wanita dan permasalahannya, mungkin pembahasan ini gak akan pernah selesai. Karena setiap wanita itu memiliki karakter yang berbeda-beda, dan biasanya permasalahan seorang wanita lebih banyak ia simpan sendiri daripada mengumbarnya kepada orang lain.

Setiap wanita pasti ingin lelaki yang baik kan? lelaki yang mampu menerima seorang wanita apa adanya dan selalu berada disisi baik saat suka maupun duka. Dan disini aku ingin share keinginan seorang wanita pada seorang lelaki yang bakal menjadi pacar atau lebih tepatnya menjadi pendamping hidup. Keinginan ini gak cuma berdasarkan dari aku aja ya, keinginan seorang wanita kepada seorang lelaki ini juga aku edit dari cerita-cerita temen-temen aku yang curhat sama aku, hehhe....okeee... yang penasaran langsung Check it out!

Pertama, seorang wanita pasti ingin memiliki pendamping yang shalih atau taat pada agama, biasanya pria yang taat kepada agama adalah pria yang baik dimata wanita. Logikanya pria itu pasti bakal menuntun sang wanita untuk selalu berbuat baik.

Kedua, seorang wanita pastinya ingin rasa kasih sayang, cinta dan perhatian yang tulus dari seorang pria. Seorang wanita terkadang tak terlalu berpikir kalau prianya harus perfect. Yang wanita inginkan hanyalah ketulusan. Tau gak bagaimana perasaan wanita jika dia yang selama ini menerima segala kekurangan si pria dan ternyata dibalik itu semua prianya berkhianat??

Ketiga, jiwa kepemimpinan. Wanita ingin pria yang memiliki jiwa kepemimpinan. Mungkin jiwa kepemimpinan itu bakal nampak pada keeharian atau ketika Sobat sedang  pacaran, ya gak? Sobat yang pacaran bisa tuh melihat apakah si pria memiliki jiwa kepemimpinan atau tidak. Misal, Biasanya Sobat bisa melihat dari segi kepintaran, kebijaksanaan, dan pola pikirnya terhadap suatu masalah yang sedang terjadi antara Sobat dan di dia.

Keempat, wanita itu ingin lelaki yang kuat, tangguh dan mampu melindungi wanita dalam kondisi apapun. Sebagian wanita tak tertinggal keinginan ini pada pasangannya. Si pria harus sigap dan tanggap apabila pasangannya dalam kondisi bahaya. Karena wanita itu rentan terhadap tindakan buruk yang akan dilakukan oleh orang-orang jahat diluar sana yang gak tau kapan ia akan berbuat jahat.

Kelima, wanita ingin prianya selalu kelihatan macho dan percaya diri. Tau gak faktanya, kalau pria itu sering bilang gini, "Aku tau, mungkin aku ga sempurna untukmu" atau gini "Aku tau, mungkin sebenarnya aku gak ada pantasnya untukmu selama ini". Hellloooooooooww,,, tau mah kalau kamu (pria) itu gak pantas buat dia (wanita), terus kenapa harus kamu dekatin si dianya? dari kata-kata itu saja udah nampak si prianya itu gak percaya diri. Kalau si pria aja gak percaya pada diri dia, bagaimana nanti caranya si ria dapat membimbing wanita untuk percaya diri pula -_-. Sumpah deh, hilangin kata-kata yang kayak diatas. Menurut survei yang terjadi disekitar aku. Cewek tu paling malas dengar kata-kata yang begituan Gak ada gentle-gentlenya

Keenam, wanita ingin pria yang bertanggung jawab dan  pekerja keras. Betul gak Sobat-sobat aku yang wanitaa?? :D Seluruh wanita di dunia pasti ingin pria yang bertanggung jawab dan pekerja keras. Karena apa? baik dalam keadaan susah atau terpuruk ia selalu totalitas terhadap sesuatu hal, baik itu pekerjaannya, janjinya dan dia akan bekerja keras untuk itu. Wanita yang baik-baik kadang gak terlalu melihat seberapa banyak materi dan kayanya si pasangan walaupun rasa ingin memiliki pasangan yang kaya itu pasti ada. Tapi si wanita pasti berpikir, " Ini masih awal, semua bisa dicapai dengan kerjasama dan kerja keras". Kalau wanita memiliki pria yang pekerja keras, tak pelak kehidupan insya Allah bakal terbalik 360 derajat. Gak mungkin seseorang yang bekerja keras tapi hidunya segitu-gitu aja. Ya gaak Sobat?? hehehe

By the way...  sejak tadi aku berbicara mengenai wanita ( ciieeeee... yang pria jangan ngambek ya). Tapi dari point-point yang dipaparkan diatas itu hanyalah sebagian dari yang aku ingin sampaikan. Mungkin sebenarnya masih banyak lagi, tapi yaaa tambah-tambah sendiri aja yaa bagi yang ceweknya. Ingat! walaupun keinginan wanita itu banyak, tapi terkadang si wanita jangan terlalu over memaksakan pasangannya harus seperti apa, kan setiap manusia itu gak sempurna. Intinya kita ngerti aja sama pasangan kita dan berbicaralah yang baik-baik sama pasangan.

Haha, kasian nih buat yang cowok gak ada tipsnya ( :D jhahahha). Jangan kecil hati, ini ada hadits buat kaum pria yang dianjurkan oleh Rasulullah,
“Wanita itu dinikahi karena empat hal: pertama karena kecantikannya, kedua karena hartanya, ketiga karena nasabnya dan keempat karena agamanya, maka pilihlah karenaagamanya, hidupmu akan bahagia” (HR Bukhari dan Muslim)
Hadits yang singkat, tepat dan padat kan?? Okaaayy itu saja yang ingin aku post, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. Wassalam :))