Minggu, 06 Oktober 2013

Pacaran, Yes or No??

Assalamualaikum Sobat,, apa kabar di hari minggu yang tenang ini?? Penat nih badan habis jaga toko yang lumayan sibuk. Sob, kali ini aku mau cerita soal cinta dan pacaran. Sobat sekalian aku yakin pasti pernah ngerasain jatuh cinta kan? Yang pastinya jatuh cinta ke lawan jenis Sob.hehehe... jangan sampai kesesama jenis,nanti dilaknat Allah tau.

Sob, aku juga pernah ngerasain itu. Yaaa... aku udah ngerasain sejak aku duduk dibangku MTs. Ya, tapi aku cuma suka-suka gitu aja. Mau tau fakta gak Sob? hehe.... Ini ciyuss loh dari akunya. Faktanya Sob, kalau aku ni belom pernah pacaran Sob ( Aaahh masa sihh?) Betul Sob, suer deh. Aku itu dari SMP sampai kuliah ni sekarang, gak pernah pacaran.

Awalnya Sob, dari masa-masa ketika MTs-MAN emang udah ada yang naksir ke aku gitu (jiiiiaaaaahh pamer) tapi Sob, di waktu itu aku hanya bisa jadi teman dia, aku gak bisa jadi GFnya karena aku tu udah anggap dia sebagai sahabat aku, dan aku gak bisa nerima dia jadi BF aku. Kalau yang di MAN nih anak luar Sob, aku emang gak bisa nerima ya karena jarak umur yang lumayan jauh terus aku juga gak kenal awalnya sama dia, cuma kenal nompang lewat aja. hihihi... Udah aah lupain!

Ya,,, ntah aku terlalu cuek atau apa, kayaknya cowok emang sukar mendekat. Apa aku gak cantik? atau inner beauty yanng kurang? Ahh, aku juga gak tahu. Tapi Alhamdulillah juga lah Sob, aku kira diatas dunia ini cuma aku sendiri yang jomblowati ternyata masih banyak temen-temen aku yang lainnya. hehehe.... (ngeeleesss...)

Kadang iri juga sih Sob, liat orang pada punya gebetan terus kita cuma bisa melongo. Kadang aku juga selalu ingat sama prinsip aku kalau misalnya aku gak mau pacaran. Ya, ketika aku MTs dulu pokoknya disekolah aku lah tiap belajar agama sampai MAN, guru agama bilang pacaran itu bukan budaya kita, itu adalah budaya barat untuk menjatuhkan harga diri dari remaja itu sendiri, karena di dalam pacaran itu banyak kemudharatan yang sangat merugikan dan dapat mempermalukan agama,bukan hanya agama yang malu, tapi keluarga dan lingkungan akan merasa resah.

Kalau dalam islam gak ada istilah pacaran, yang ada itu Taaruf yaitu saling kenal, dikenalkan ke orang tua masing-masing terus kalau merasa cocok akan ada proses lamaran yang akan dilanjutkan ke jenjang pernikahan yang lebih sakral dan halal. Itu baru mencari jodoh yang tepat, kalau sudah menikahkan enak, bukan lagi dosa yang didapat tapi pahala yang berkali lipat apalagi jika pernikahan itu dihiasi dengan amal ibadah. Subhanallah, mudah-mudahan aku termasuk kedalamnya, aamiin.

Disisi lain mungkin ada yang bilang pacaran itu perlu, katanya untuk menikah itu perlu perkenalan yang lebih dalam dan jauh. Tapi realita dan keadaan yang sering terjadi di masyarakat itu lain, kebanyakan pacaran zaman sekarang hubungannya udah kayak seperti suami istri saja. Naudzubillahimindzalik.

Kadang kalau kelamaan pacaran itulah yang banyak menimbulkan masalah bahkan perzinahanpun akan lekat kepada mereka yang menjalani. Sudah rahasia umun kalau remaja sekarang itu lebih kearah maksiatnya. Ya.... doain saja ya Sob,mudah-mudahan walaupun aku jomblo aku dapat menjadi teladan bagi yang lain, hehehehe.... Wanita itu berharga, wanita itu bagai mutiara yang disimpan dan sangat mahal. Jadi kita sebagai wanita jangan mau terpedaya sama rayuan gombal maut membahana topan badainya lelaki.

Ok Sobat?.... Kita ubah dunia dan atmosfer wanita menjadi lebih baik, terarah, maju, berkualitas, dan agamis.... AYOOO!!! Buktikan pada Allah kalau wanita bukan penghuni neraka terbanyak di Akhirat besok! Bisaaaaa?? SEMANGAAAT!!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar