Sabtu, 12 Oktober 2013

Awal Masuk MAN 2 Model :D :'(

Assalamualaikum,
Hai hai.... :D mketemu lagi, kali ini aku akan mengajikan langsung pertanyaan yaitu menurut Sobat, kenangan apa yang paling indah dan tak terlupakan? pasti semua pada jawab ambil bersorak,"kenangan putih abu-abu".Hahaha.... Yapp kali ini aku kan menceritakan tentang masa-masa indah yang pernah terangakai indah dihidupku yakni ketika masa-masa SMA, tapi aku dari MAN, jadi aku bakal bilang masa-masa MAN aja yah, walaupun kedengaran aneh --"

Ini dimulai ketika aku duduk dibangku MTs, setiap orang jika ingin masuk SMA/MAN pasti akan masuk tahap SMP/MTs terlebih dahulu. Ini kisahnya, awalnya aku begitu sedih yang mendalam, karena aku gak diterima masuk SMP Favorit yang aku inginkan. Dan orangtuakupun memasukkan aku ke sekolah yang menurut aku sekolah itu,,yaaa pokoknya aku gak suka sekolahnya. 

Semester awal aku jalani dengan hal-hal yang normal tak ada masalah. Tapi disinilah skenario Allah dimulai. Ketika pembagian rapor MID Semester pertama, hal yang tak disangka-sangka aku mendapat peringkat satu dan itu sungguh membuat aku tercengang,walaupun nilainya juga gak bagus amat. Tapi ada rasa yang bergejolak didalam hati.

Begitulah setiap semester, aku selalu mendapat peringkat pertama bahkan dapat menjadi juara umum tiga kali berturut-turut. Dari setiap segi yang kulihat, sebenarnya teman-temanku banyak yang lebih pantas mendapatkan peringkat yang lebih baik dibanding aku. Tapi aku rasa mereka hanya fokus disatu bidang dan meningalkan bidang yang lain. Itulah yang menjadi kendalamereka dan disinilah ujian untukku diterpa.

Kebanyakan dari mereka banyak yang memandang aku sebelah mata dan tak pantas mendapatkan apa yang ku dapat disekolah. Yaaa.... aku sadar aku tak bisa dibidang itu kalau bisa dibilang aku hanya orang menengah dibidang itu. Tapi aku berusaha untuk gak putus asa, cukup sudah aku mengecewakan orang tuaku, aku ingin berubah! Aku coba untuk lebih rajin dibidang yang lain dan aku sepertinya benar-benar menguasainya ditambah lagi aku punya beberapa guru-guru yang baik hati banget dan sahabat-sahabat yang setia ketika itu. Itulah sebabnya aku bisa mempertahankan gelar itu.

Sebenarnya banyak lika-liku yang aku jalani ketika MTs. Mulai dari soal pelajaran, guru, teman-teman dan sebagainya. Semua aku jalani dengan tekanan dan disaat itulah sepertinya Allah memberiku kemudahan dengan mengirimkan seorang pahlawan yang sering membimbingku disaat gundah dan menasehatiku disaat aku mendapat keberhasilan, dialah guruku Bu Elmarita, seorang guru agama yang selalu membimbingku dan membimbing teman-temanku. 

Tibalah akhir-akhir yang akan memisahkan... Ya, aku dan teman-teman pastinya akan memulai lingkungan yang baru lagi dan akan melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi. Atas saran orang tua dan teman, aku memberanikan diri tes disalah saru madrasah favorit di Pekanbaru. Awal-awal tes ketika ingin masuk semua kelihatan menakutkan, banyak sekali calon siswa baru yang mengikuti tes, soal  yang begitu sukar dan yang ada dibenakku saat itu, ya Allah...sebanyak inikah sainganku? terus ketika aku mengerjakan sola susah kali soalnya, apakah aku akan lulus? ya... aku sempat pesimis awalnya. Dan pulang kerumah dengan hati yang kusut. 

Kemudian apa lagi yang terjadi? yaaa, Allah kembali memberiku kejutan luar biasa yang tak terbayang olehku sebelumnya. Aku diterima masuk MAN 2 Model Pekanbaru. Salah satu sekolah madrasah terbaik di Pekanbaru yang ketika itu masih menyemat sebagai sekolah bertaraf internasional. Waktu itu ada sekitar 175 orang yang diterima dan aku diurutan ke-110. Aaaaa..... Alhamdulillah bisa masuk sekolah bagus dengan hasil sendiri atas dukungan dan kerja keras orang tua dan guru-guruku termasuk guru yang setia membimbingku  Bu Elmarita. Makasih bu, atas dukungan selama ini yang ibu beri, cuma ucapan ini yang bisa Laila beri, mudah-mudahan Allah membalas kebaikan ibu :'(

Apa yang Sobat rasakan jika semua kehendak ini terjadi pada Sobat? beeuuuhh, bukan kepalang bahagianya. Yaaa itulah yang aku rasakan. Sungguh indah kejutan yang Allah berikan padaku yang awalnya siapapun tak akan bisa menerka. Sebenarnya aku ingin menceritakannya panjang lebar kepada Sobat sekalian tentang masa-masa aku ingin menginjak bangku MAN. Tapi ada banyak hal lagi yang ingin aku bagikan selain ini. Tunggu postingan selanjutnya yaaa!!

Wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar